Akal-akalan Pemuda Bawean Hampir Kelabui Polisi: Rekayasa Begal Demi Gelapkan Motor Teman

Reporter : Faizul
Tersangka diamankan Polres Gresik. (Humas Polres Gresik)

Jurnas.net - Polres Gresik berhasil membongkar aksi kriminal dengan modus rekayasa begal, yang dilakukan seorang pemuda asal Pulau Bawean. Salasun, 21, warga Dusun Kapong Kapong, Desa Kebon Teluk Dalam, Kecamatan Sangkapura, nekat mengarang cerita pembegalan, demi menutupi aksinya menggelapkan sepeda motor milik temannya sendiri.

Kasus ini mencuat setelah Salasun melapor ke polisi bahwa motor Honda Scoopy hitam–silver yang dipinjamnya dirampas orang tak dikenal. Kepolisian sempat melakukan olah TKP dan pengecekan CCTV, namun gelagat dan keterangan yang berubah-ubah membuat penyidik curiga. Setelah diinterogasi intensif, kebohongan Salasun terbongkar.

Baca juga: Penyeberangan Bawean Disusupi Narkoba, Polres Gresik Bongkar Jalur Laut Surabaya

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan kasus tersebut terjadi pada Sabtu, 1 November 2025. Awalnya Salasun melihat motor milik korban, RK asal Sukodono, Sragen, mogok di rumah kos Jalan Kapten Dulasim. Ia kemudian membantu memperbaiki motor hingga kembali menyala.

Sebagai balasan, pelaku meminjam motor tersebut dengan alasan menjemput mertuanya sekitar pukul 16.00 WIB. Namun dua jam berselang, korban tak bisa menghubungi pelaku karena nomor ponselnya tidak aktif.

“Sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku baru menghubungi korban dan mengaku menjadi korban begal. Korban lalu menjemput pelaku di Jalan Kartini dan membuat laporan ke Polres Gresik,” kata Arya.

Baca juga: Begal Sadis Pembacok Polisi Tewas Ditembak, Pelarian Dua Kota Berakhir di Pasuruan

Saat menerima laporan, Unit Resmob langsung melakukan olah TKP di kawasan Jalan Veteran, Kebomas. Termasuk menelusuri rekaman CCTV sebagai bukti pendukung. Namun tidak ada satu pun rekaman yang menunjukkan aksi pembegalan seperti yang diklaim Salasun.

“Kami cek CCTV, hasilnya nihil. Tidak ada kejadian begal yang sesuai keterangan pelaku,” kata Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, penyidik yang menangani kasus tersebut.

Baca juga: Ditinggal Ibunya Hadiri Wisuda, Gadis Gresik Diperkosa Ayah Tiri Tiga Kali dalam Tiga Jam

Kecurigaan menguat. Setelah didalami, Salasun akhirnya menyerah dan mengakui seluruh rekayasanya. Motor tersebut ternyata telah dijual seharga Rp3 juta kepada temannya berinisial R di kawasan Kenjeran, Surabaya.

“Pelaku mengaku tidak ada pembegalan. Motor korban dijual oleh pelaku,” tandas Andi.

Editor : Amal

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru