Polisi Periksa Wawali Armuji Kasus Dugaan Korupsi Bimtek DPRD Surabaya

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. (Istimewa)
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. (Istimewa)

Jurnas.net - Setelah lama terkesan jalan di tempat, penyidikan dugaan korupsi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD Surabaya periode 2009–2014 kembali dipanaskan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya kini menaikkan tensi penyelidikan dengan memanggil Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Langkah ini menandai babak baru dalam pengusutan kasus yang selama bertahun-tahun menjadi “warisan persoalan hukum” di Kota Pahlawan. Pemanggilan pejabat aktif setingkat wakil wali kota mempertegas bahwa penyidik mulai menyasar aktor-aktor strategis dalam pusaran pengelolaan anggaran publik di lingkup DPRD Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Heriyanto, membenarkan pemanggilan tersebut. Ia menyatakan, surat pemanggilan pertama telah resmi dilayangkan kepada Armuji. "Terkait kasus dugaan korupsi Bimtek DPRD Surabaya, benar hari ini dilakukan pemanggilan terhadap Wakil Wali Kota Surabaya sebagai saksi. Ini pemanggilan pertama,” kata Edy, Rabu, 28 Januari 2026. 

Penyidikan Dipercepat, Aliran Dana APBD Disisir
Informasi yang dihimpun, sepanjang Januari 2026 penyidikan kasus ini mengalami percepatan signifikan. Penyidik Polrestabes Surabaya dilaporkan telah memeriksa sejumlah staf Sekretariat DPRD Surabaya secara maraton, menyusul indikasi adanya kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan Bimtek yang dibiayai APBD.

Pemeriksaan tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi mulai mengarah pada mekanisme penganggaran, proses pencairan dana, serta dugaan penyimpangan penggunaan anggaran yang terjadi selama periode 2009–2014. “Penyidik sedang mendalami siapa berperan apa, sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban kegiatan Bimtek. Semua alur dana sedang ditelusuri,” ujar sumber internal kepolisian.

Langkah ini mengindikasikan bahwa penyidikan tidak lagi bersifat normatif, melainkan mulai mengarah pada pemetaan tanggung jawab individual, termasuk pihak-pihak yang memiliki kewenangan strategis dalam proses pengambilan keputusan.

Kasus dugaan korupsi Bimtek DPRD Surabaya telah lama menjadi sorotan publik, terutama karena proses hukumnya yang berlarut-larut dan minim kejelasan. Kegiatan Bimtek yang sejatinya bertujuan meningkatkan kapasitas legislator justru diduga menjadi celah pemborosan dan penyimpangan uang rakyat.

Dengan kembalinya kasus ini ke permukaan dan mulai dipanggilnya pejabat penting, publik kini menunggu apakah penegakan hukum benar-benar akan menyentuh aktor kunci, atau kembali berhenti di level administratif semata. Pemanggilan Wakil Wali Kota Surabaya dinilai sebagai ujian kredibilitas aparat penegak hukum, sekaligus sinyal bahwa status jabatan tidak seharusnya menjadi tameng dari proses hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji belum memberikan keterangan resmi terkait pemanggilan dirinya oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Berita Terbaru

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Jurnas.net - Dinamika penyusunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi sorotan setelah Rapat Formatur Pertama digelar. Salah…

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan…

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengamankan kembali aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan…