Surabaya Perkuat Penegakan Hukum Lewat Satgas Anti Premanisme dan Mafia Tanah

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Posko Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah. (Humas Pemkot Surabaya)
Posko Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Kota Surabaya telah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah sebagai langkah menjaga keamanan serta kepastian hukum di Kota Pahlawan. Satgas ini merupakan gabungan unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri (PN). Apel perdana Satgas dilaksanakan di Taman Surya Balai Kota Surabaya pada Senin, 5 Januari 2026 lalu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penyelesaian sengketa tanah tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang melanggar hukum. Menurutnya, seluruh persoalan pertanahan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mekanisme hukum yang berlaku, bukan dengan tindakan sepihak.

"Kita siapkan posko di masing-masing wilayah, Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Pusat. Saya juga mohon kepada warga Surabaya, kalau ada permasalahan sengketa tanah, kita ada Satgas Mafia Tanah dan Satgas Penanganan Premanisme, karena negara kita ini negara hukum," kata Eri, Rabu, 28 Januari 2026.

Ia juga menyoroti praktik intimidasi yang kerap muncul dalam konflik pertanahan. Untuk itu, keberadaan Satgas ini diharapkan mampu menghentikan tindakan tersebut sekaligus memastikan penyelesaian sengketa berjalan adil sesuai hukum. "Jangan menggunakan kekuatan lainnya, jangan menggunakan pihak-pihak lainnya. Sehingga tidak ada premanisme di Kota Surabaya," ujarnya.

Eri pun mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap dugaan premanisme maupun mafia tanah. Dengan pelaporan yang cepat, ia berharap tidak ada lagi konflik pertanahan yang merugikan masyarakat di kemudian hari. "Saya mohon kepada warga Surabaya untuk berani melapor," pesannya.

Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah akan bertindak tegas terhadap segala bentuk kekerasan dan pemaksaan dalam sengketa tanah. Pemkot Surabaya juga membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline 08170013010 serta Command Center (CC) 112. "Siapa yang membuat suasana Surabaya tidak tenang dengan kekerasan, dengan pemaksaan, maka Satgas penanganan premanisme ini akan turun," tegasnya.

Hingga 28 Februari 2026, Satgas telah menerima puluhan laporan dari masyarakat. Dari jumlah tersebut, 81 laporan berkaitan dengan tanah dan 14 lainnya dugaan praktik premanisme. Selain melalui hotline, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan dengan mendatangi Posko Satgas yang berlokasi di Jalan Sedap Malam atau melalui kantor kelurahan setempat.

Eri menjelaskan kelurahan diberikan waktu maksimal 2x24 jam untuk menindaklanjuti dan menyelesaikan laporan bersama Satgas Mafia Tanah. "Kelurahan memiliki waktu 2x24 jam untuk menyelesaikan laporan bersama Satgas Mafia Tanah. Mari kita jaga kota ini bersama-sama. Surabaya adalah kota yang berlandaskan hukum, dan negara kita adalah negara hukum," ujarnya.

Komitmen menjaga kondusifitas Surabaya sebelumnya juga ditegaskan dalam kegiatan "Deklarasi Surabaya Bersatu" yang digelar di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025). Kegiatan deklarasi ini diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, bersama ribuan warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan organisasi masyarakat (Ormas).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi apel bersama TNI - Polri dan Kejaksaan. (Humas Pemkot Surabaya)Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi apel bersama TNI - Polri dan Kejaksaan. (Humas Pemkot Surabaya)

Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartap) III/Surabaya Brigjen TNI (Mar) Danuri menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen dalam menjaga keamanan Kota Pahlawan.

"Kita menginginkan satu komitmen bersama. Surabaya harus aman, Surabaya harus nyaman. Berikan kesempatan dan peluang kepada wali Kota Surabaya untuk mewujudkan itu,” tegas Brigjen TNI (Mar) Danuri.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pihak harus menjunjung supremasi hukum dalam setiap tindakan. "Hukum adalah panglima tertinggi. Tidak ada hukum rimba, tidak ada hukum keinginan kita," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Arinto Beny Sarana menyatakan kesiapan penuh Korps Marinir dalam mendukung upaya pemberantasan premanisme di Surabaya. "Tugas kita bersama mewujudkan Kota Surabaya nyaman, aman, dan tertib. Bukan tugasnya TNI-Polri saja, tapi seluruh komponen bangsa," kata Beny.

Ia menambahkan bahwa Korps Marinir siap mendukung langkah tegas Wali Kota Eri Cahyadi dalam memberantas premanisme. Bahkan, pihaknya siap menerjunkan 10.000 prajurit Marinir untuk membantu menjaga kondusifitas Surabaya.

"Ada 10 ribu prajurit saya yang tergelar di sini. Jadi kita bersama-sama komponen dan seluruh elemen masyarakat, mewujudkan Kota Surabaya nyaman, aman, tertib, bukan hanya bagi warga Surabaya, tapi bagi para pengunjung pun ikut nyaman kalau hadir di Surabaya," tuturnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfi Sulistyawan menilai deklarasi Surabaya Bersatu ini menjadi simbol kuatnya persatuan seluruh elemen masyarakat di Kota Pahlawan. "Kita semua sepakat, kita adalah satu, warga Kota Surabaya. Tidak boleh ada sekat-sekat asal-usul, suku, maupun agama," ujar Luthfi.

Luthfi juga memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai aturan. "Setiap aksi anarkis, perusakan, dan main hakim sendiri akan diproses secara hukum secara tegas dan konsisten," tegasnya.

Hal senada disampaikan Dandim 0830/Surabaya Kolonel Infanteri Bambang Raditya. Ia memastikan Surabaya tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk intimidasi dan pemaksaan kehendak. "Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi informasi media sosial yang belum tentu benar karena hanya memperbesar perpecahan," pungkasnya. (ADV)

Berita Terbaru

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

SIER Gerak Cepat Tangani Insiden Kebakaran di TPST Lestari PIER, Seluruh Pekerja Dipastikan Selamat

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Bangun Platform Ekspor Kopi, Wisudawan Universitas Ciputra Hubungkan 50 Petani ke Pasar Global

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB

Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Data KTP dan KK Warga 4 Wilayah Diduga Dipakai untuk Penipuan dan Judol, Polisi Tangkap Pria Sidoarjo

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB

Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Alit Kelakan Terpilih sebagai Ketua Umum DPP GPM Periode 2026–2030

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB

Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Fakta Persidangan: Eks Kadis ESDM Jatim Nur Kholis Diduga Terima Rp 687,5 Juta Hasil Pungli Izin Tambang

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB

Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Eddy Soeparno Sebut Transmisi Kunci Transisi Energi, Dorong Investasi dan Kerja Sama Indonesia-Jepang

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB

Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Hasto Kristiyanto: Marhaenisme adalah Ideologi Pembebasan

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Gerakan Pemuda Marhaenis Hidupkan Kembali Pemikiran Bung Karno

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB

Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Puguh Wiji Pamungkas: Penanganan Pengangguran Tak Cukup Andalkan Job Fair

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Motif Suami Siri Bunuh Ibu dan Anak di Madiun, Karena Takut Kejahatannya Terbongkar

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB

Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Gresik Bidik Peringkat Tiga POPDA Jatim 2026, Bonus Emas Naik Jadi Rp 10 Juta

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB

Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Dua Lokasi, Suami Siri di Madiun Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB

Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Gus Lilur Jajaki Bisnis Batu Bara dan Lobster di Vietnam, Tetap Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB

Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Ibu dan Anak Dibunuh di Hotel Madiun, Polisi Dalami Dugaan Jasad Dihancurkan dengan Mesin Giling

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB

Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Jelang Hari Sumpah Pemuda, PLN Perkuat Infrastruktur Listrik Kawasan Industri JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …