Jalan Panjang Jiwo Disulap Jadi ‘Sirkuit Malam’ Surabaya: Ini Kata Wali Kota Eri Cahyadi 

Reporter : Dadang
Petugas Pemkot Surabaya memperbaiki jalan rusak. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Jalan Raya Panjang Jiwo yang tengah dikebut pengaspalannya oleh Pemkot Surabaya rupanya menghadirkan persoalan baru. Alih-alih dimanfaatkan untuk kenyamanan berlalu lintas, jalan mulus itu justru berubah menjadi arena balap liar setiap malam. Suara knalpot bising hingga aksi kebut-kebutan sekelompok anak muda membuat warga risih dan melapor ke pemerintah kota.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, langsung merespons cepat. Ia menegaskan bahwa Pemkot telah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk melakukan penindakan tegas sekaligus memperketat patroli gabungan.

Baca juga: Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

“Menindaklanjuti soal adanya balap liar di Panjang Jiwo, kita sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk ditindak tegas,” kata Eri, Kamis, 2025.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah lokasi balap liar yang kerap berpindah-pindah. Begitu satu titik dijaga, para pelaku bergeser ke titik lain yang dianggap aman. Pola “kucing-kucingan” itulah yang mendorong Pemkot mengambil langkah pengawasan ketat secara menyeluruh.

“Balap liar ini pindah-pindah terus. Sini dijogo pindah rene, pindah rene. Karena itu kita akan lakukan penjagaan di titik-titik rawan," tegasnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Bangun Sistem Lawan Narkoba: Dari Kampung hingga Sekolah

Untuk memperkuat pengamanan, Pemkot Surabaya mengerahkan personel gabungan dari berbagai unsur: Kodim, Polrestabes, Satpol PP, hingga Linmas. Seluruh pasukan akan ditempatkan secara terukur di area-area yang kerap disalahgunakan sebagai tempat kebut-kebutan.

“TNI, Polrestabes, Satpol PP, sampai Linmas akan kita bagi pasukannya untuk memastikan tidak ada ruang bagi balap liar,” ujarnya.

Sementara itu, pengerjaan pengaspalan Jalan Panjang Jiwo juga telah memasuki tahap akhir. Eri memastikan seluruh proses akan tuntas 100 persen dalam bulan ini. "Terkait pengaspalan Panjang Jiwo, pengerjaannya hampir rampung. Insyaallah bulan ini selesai semua,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Sasar Perumahan Elite untuk Tuntaskan DTSEN, Libatkan REI dan Apersi

Di sisi lain, Eri mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas publik yang sudah dibangun. Ia menekankan bahwa aspal mulus bukan alasan untuk ngebut, apalagi balapan.

“Njaluk tulung rek, dijogo bareng-bareng. Aspal mulus bukan berarti bebas kebut-kebutan, opo maneh digawe balapan. Matur nuwon kepada warga yang aktif melapor,” pungkasnya.

Editor : Risfil Athon

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru