Karang Taruna di Gresik Kembangkan Industri Kreatif untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Pemuda

Reporter : M. Faizul
Ketua Umum Demokrat AHY saat meninjau hasil produk karya karangtaruna di Gresik. (Istimewa)

Jurnas.net - Kreativitas pemuda Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, melahirkan sebuah usaha kreatif yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga mengangkat identitas budaya masyarakat pesisir. Melalui Karang Taruna Singosari, mereka membangun usaha sablon dan clothing dengan merek Along, yang mengusung desain bertema kehidupan nelayan sebagai ciri khas daerah setempat.

Brand lokal tersebut bahkan mendapat perhatian saat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berkunjung ke Desa Campurejo, Sabtu (1/8/2026). Dalam kesempatan itu, Ketua Karang Taruna Singosari, Afnan Mudzakir, memperkenalkan produk Along kepada AHY dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga: Lomba Karapan Sapi Jelang HUT Ke-25 Demokrat, AHY Tegaskan Budaya Nusantara Harus Terus Dilestarikan

Nama Along dipilih karena berasal dari istilah yang akrab di kalangan nelayan, profesi yang mayoritas digeluti warga Desa Campurejo. Melalui nama tersebut, para pemuda ingin menghadirkan identitas lokal yang kuat sekaligus memperkenalkan kehidupan masyarakat pesisir melalui desain pada setiap produk.

"Desain pada kaus kami menggambarkan aktivitas sehari-hari para nelayan. Kami ingin mengangkat identitas desa sekaligus memperkenalkan budaya pesisir kepada masyarakat yang lebih luas," kata Afnan, Senin, 3 Agustus 2026.

Afnan menjelaskan, usaha sablon dan clothing Along baru dirintis sekitar tiga bulan terakhir. Kehadirannya merupakan pengembangan dari unit usaha Karang Taruna yang sebelumnya telah mengelola jasa cuci motor dan pom mini selama sekitar lima tahun. "Sebelumnya kami sudah mengelola usaha cuci motor dan pom mini yang dijalankan Karang Taruna. Dari pengalaman itu, kami kemudian mengembangkan usaha baru yang sesuai dengan potensi teman-teman," katanya.

Menurut dia, lahirnya Along berangkat dari banyaknya anggota Karang Taruna yang memiliki kemampuan di bidang desain grafis, sablon, hingga pemasaran digital. Potensi tersebut kemudian dihimpun menjadi sebuah usaha bersama yang dikelola secara gotong royong. "Banyak teman-teman yang memiliki kemampuan desain, sablon, dan pemasaran. Akhirnya kami membuat wadah agar potensi itu bisa berkembang sekaligus menjadi peluang usaha," ujarnya.

Baca juga: Ngopi di Tepi Sungai Berlatar Gunung Raung, Pesona Senja Banyuwangi Jadi Magnet Wisata Baru

Seluruh proses produksi dilakukan oleh anggota Karang Taruna Singosari. Mulai dari pembuatan desain, proses sablon, administrasi, pemasaran melalui media sosial, hingga pengelolaan keuangan dikerjakan secara bersama-sama. "Semua pengurus dan anggota Karang Taruna terlibat sesuai bidangnya masing-masing. Ada yang menangani desain, produksi, pemasaran daring, hingga administrasi dan keuangan," tutur Afnan.

Selain menjadi sumber pendapatan, Along juga diharapkan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda di Desa Campurejo. Afnan mengatakan, keuntungan usaha tidak hanya digunakan untuk mengembangkan bisnis, tetapi juga dialokasikan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan pemuda di desa.

"Hasil usaha kami manfaatkan untuk kegiatan sosial dan pengembangan program Karang Taruna. Harapannya, usaha ini terus berkembang, semakin dikenal secara digital, sekaligus membuka lapangan kerja bagi lebih banyak pemuda di Gresik," katanya.

Baca juga: Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Ke depan, Along menargetkan dapat menjadi salah satu brand clothing lokal yang mampu bersaing dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat pesisir. Saat ini, Along melayani pemesanan melalui akun media sosial @Along Merchandise serta menerima pembuatan kaus komunitas, seragam kegiatan, hingga kaus dengan desain khusus (custom).

Menurut Afnan, dukungan terhadap usaha kreatif yang digerakkan pemuda desa menjadi modal penting untuk membangun ekonomi lokal sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis potensi daerah. "Harapan kami sederhana, Along bisa menjadi kebanggaan pemuda Gresik sekaligus membuktikan bahwa dari desa pun lahir produk kreatif yang mampu bersaing," tandasnya.

Editor : Risfil Athon

Politik & Pemerintahan
Berita Terpopuler
Berita Terbaru