Bejat! Pemilik Panti di Surabaya Diduga Cabuli Anak Asuh Bertahun-Tahun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua UKBH Unair, Sapta Aprilianto, usai jumpa pers terkait kasus kekerasan seksual. (Insani/Jurnas.net)
Ketua UKBH Unair, Sapta Aprilianto, usai jumpa pers terkait kasus kekerasan seksual. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Seorang pria berinisial NK, 61, pemilik sebuah panti asuhan di Surabaya, diduga melakukan kekerasan seksual terhadap sejumlah anak asuhnya. Kasus ini terungkap setelah beberapa anak melarikan diri dari panti, dan melaporkan kejadian tersebut kepada seorang pelapor, yang kemudian mendapatkan advokasi dari Unit Konsultasi dan Bantuan Hukum (UKBH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Beberapa anak kabur dan melapor kepada pelapor, mengungkapkan bahwa telah terjadi kekerasan di dalam panti asuhan," kata Ketua UKBH Unair, Sapta Aprilianto, Jumat, 31 Januari 2025.

Sapta mrngaku pihaknya telah dilaporkan kasus itu ke Polda Jawa Timur dengan Nomor LP/B/165/I/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR pada 30 Januari 2025. Saat ini, kata Sapta, UKBH Unair baru menerima pengaduan dari satu korban yang sudah mendapatkan advokasi.

Namun, Sapta menduga jumlah korban lebih banyak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, panti asuhan tersebut telah merawat anak-anak terlantar sejak kecil, termasuk yatim piatu yang diasuh sejak bayi.

"Sejumlah anak sudah diasuh sejak kecil, dan dalam perjalanannya terjadi dugaan tindak pidana tersebut," katanya.

Baca Juga : Kapolda Jatim Nyatakan Perang Terhadap Judi Online: Mari Tanamkan Nilai Anti-Judi Sejak Dini

Sapta menduga kekerasan seksual ini telah berlangsung selama bertahun-tahun, dengan para korban mengalami tekanan karena adanya relasi kuasa antara pengasuh dan anak asuh. "Ini bentuk kejahatan yang memanfaatkan relasi kuasa. Anak-anak tidak memiliki pilihan untuk keluar dari situasi tersebut," ujarnya.

Saat ini, UKBH Unair berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Surabaya, guna memberikan pendampingan psikologis bagi para korban.

"Saat ini kami mendampingi dari sisi hukum, namun juga memastikan adanya pendampingan psikologis melalui instansi terkait," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Farman, menyatakan bahwa pihaknya sudah memantau kasus ini dan tengah melakukan penyelidikan. "Iya, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan," kata Farman.

Berita Terbaru

Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim Usul Badan Pengelola Transportasi, Soroti Tumpang Tindih Layanan

Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim Usul Badan Pengelola Transportasi, Soroti Tumpang Tindih Layanan

Senin, 19 Okt 2026 15:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:32 WIB

Jurnas.net – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan-Partai Solidaritas Indonesia (PPP-PSI) DPRD Jawa Timur mengusulkan pembentukan Badan Pengelola Transportasi J…

Jelang Hari Santri 2026, LPOI Luncurkan Buku Historiografi Islam Nusantara di Surabaya

Jelang Hari Santri 2026, LPOI Luncurkan Buku Historiografi Islam Nusantara di Surabaya

Senin, 19 Okt 2026 14:48 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:48 WIB

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) meluncurkan Buku Historiografi Islam Nusantara di Hotel Deka, Surabaya, Jawa Timur.…

STKIP Al Hikmah Surabaya Gelar Perkemahan Green Scout Movement

STKIP Al Hikmah Surabaya Gelar Perkemahan Green Scout Movement

Senin, 19 Okt 2026 14:17 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:17 WIB

Kegiatan kepanduan tingkat perguruan tinggi ini menjadi wadah penting untuk melatih kecakapan hidup para mahasiswa yang dipersiapkan menjadi guru masa depan…

SIER Promosikan Kawasan Industri Jatim ke Investor Global di Malaysia

SIER Promosikan Kawasan Industri Jatim ke Investor Global di Malaysia

Senin, 19 Okt 2026 14:05 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:05 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperluas promosi kawasan industri Jawa Timur ke pasar internasional melalui Selangor Investment and …

DPRD Jatim Minta Wacana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Dikaji Ulang

DPRD Jatim Minta Wacana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Dikaji Ulang

Senin, 19 Okt 2026 13:14 WIB

Senin, 19 Okt 2026 13:14 WIB

Jurnas.net – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, meminta Kementerian Koperasi mengkaji ulang wacana penyaluran gaji aparatur sipil negara (…

Festival Anak Sholeh Banyuwangi Diikuti 665 Pelajar, Pemkab Tanamkan Nilai Agama Sejak Dini

Festival Anak Sholeh Banyuwangi Diikuti 665 Pelajar, Pemkab Tanamkan Nilai Agama Sejak Dini

Senin, 19 Okt 2026 12:30 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:30 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus mendorong pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga m…