Family Gathering KOMPAK, Jurnalis Asal Bawean dan Sidoarjo Dapat Undian Umroh

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua pemenang undian umroh (tengah) foto bersama panitia KOMPAK. (Dok: Jurnas.net)
Dua pemenang undian umroh (tengah) foto bersama panitia KOMPAK. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Komunitas Media dan Kejaksaan (KOMPAK) kembali menggelar kegiatan Family Gathering di Hotel Transformer Center, Kota Batu, selama dua hari Sabtu-Minggu, 14-15 Oktober 2023. Kegiatan tahunan itu diikuti puluhan wartawan KOMPAK beserta keluarganya.

"Tujuan family gathering ini untuk memupuk rasa kekeluargaan, yang selama ini sudah kita bangun. Juga untuk semakin memantapkan kekompakan dan persaudaraan antar anggota KOMPAK," kata Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, dalam sambutannya saat membuka acara Family Gathering KOMPAK.

Budi mengatakan kegiatan tersebut satu dari beberapa program KOMPAK. Wartawan KOMPAK adalah mereka yang kesehariannya 'berjibaku' dengan berita hukum di Kejaksaan dan Pengadilan. "Selain melepas penat, juga untuk berkumpul dan bersukaria dengan keluarga para wartawan KOMPAK," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta family gathering saling bercengkrama, bercanda, bernyanyi, hingga mengikuti permainan berupa fungame. Saat bermain game, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, dan wajib mengikuti tantangan di setiap arena, mulai bowling, adu kecepatan di labirin, hingga flying fox sembari melempar bola ke sasaran yang sudah ditentukan.

[caption id="attachment_914" align="aligncenter" width="1024"] Keluarga besar KOMPAK saat foto bersama (dok: Jurnas.net)[/caption]

Setelah itu, para peserta istirahat sembari mengikuti undian dorprize berupa kompor gas, kipas angin, hingga televisi dan kulkas. Sedangkan utamanya adalah dua paket umroh. Undian ini dilakukan secara acak oleh dua balita untuk mengambil secarik kertas dari dalam kotak.

Hasilnya, paket umroh pertama dimenangkan oleh Amal jurnalis Medcom.id, warga asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Paket umroh kedua dimenangkan oleh Rahmad Noto Utomo, jurnalis Clicks.id, warga asal Kabupaten Sidoarjo. Kedua bekerja di perusahaan media yang sama dalam naungan Media Grup.

[caption id="attachment_910" align="aligncenter" width="1600"] Rahmat (kiri) dan Amal (kanan kacamata) saat memenangkan undian umroh. (Dok: Jurnas.net)[/caption]

Mengetahui namanya diumumkan, baik Amal dan Rahmat terkejut. Sontak tangis haru keduanya pun pecah. Sembari diiringi salawat, para peserta memberikan dukungan dan selamat pada kedua pemenang umroh itu.

Dalam kesempatan itu, Amal terharu sembari menyampaikan bahwa dirinya sudah lama mengimpikan agar bisa pergi ke Tanah Suci. Bahkan ia telah menyisihkan uangnya dengan niat agar bisa menunaikan ibadah umrah. "Tentu saya sangat bersyukur, bahagia. Karena apa yang saya idam-idamkan selama ini ternyata dikabulkan Allah. Momen ini tentu tidak akan pernah terlupakan," katanya.

Amal menyampaikan banyak terimakasih kepada KOMPAK, khususnya Ketua Umum KOMPAK (Budi Mulyono), dan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso. Ia pun mendoakan agar Ketua Umum KOMPAK, Wabup Blitar, dan semua keluarga besar KOMPAK selalu diberi kesehatan, rejeki melimpah, dan setiap langkahnya mendapat Ridho Allah.

"Semoga Allah mengabulkan semua yang dicita-citakan, diimpikan. Semoga KOMPAK selalu solid, dan istiqomah dalam menabur kebaikan, nilai-nilai positif, bermanfaat bagi semua orang. Amiin," pungkasnya.

Demikian juga dengan Rahmat, mengaku dirinya sudah menanti hadiah umroh sejak lama. Ia tak menyangka dan mengaku senang saat mendengar namanya dipanggil. "Sebenarnya saya sudah mendaftar haji, tapi belum juga mendapat panggilan. Ternyata Allah memanggil saya untuk umroh terlebih dahulu, Alhamdulillah," ujarnya. (Mal)

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan sikap tegas terhadap aksi perusakan estetika kota. Empat pemuda pelaku vandalisme di kawasan Viaduk G…

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – Skandal moral mengguncang birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan d…

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Jurnas.net - Meski telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2024, eksistensi Dhurung Bawean justru dinilai masih berada di ujung ancaman.…

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Jurnas.net – Kain batik bukan sekadar busana bagi masyarakat Banyuwangi, melainkan representasi identitas budaya yang sarat makna. Kini, akses terhadap wastra k…

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi I…

PANCA AMPERA Menggema dari Surabaya, Gus Lilur Suarakan Perlawanan Petani dan UMKM Rokok

PANCA AMPERA Menggema dari Surabaya, Gus Lilur Suarakan Perlawanan Petani dan UMKM Rokok

Senin, 13 Apr 2026 19:57 WIB

Senin, 13 Apr 2026 19:57 WIB

Jurnas.net – Di tengah gencarnya operasi penindakan rokok ilegal dan sorotan terhadap dugaan penyimpangan pita cukai, muncul suara keras dari pelaku industri r…