Kisah Mbah Bambang Calon Haji dengan Satu Telinga Bisa ke Tanah Suci

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bambang Kusmanto, jemaah haji kloter 18 asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Bambang Kusmanto, jemaah haji kloter 18 asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Memiliki keterbatasan pendengaran tak menyurutkan Bambang Kusmanto, jemaah haji kloter 18 asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk berangkat haji ke Tanah Suci Mekah. Kakek berusia 72 tahun itu, diketahui hanya memiliki satu telinga, dan

“Alhamdulillah tahun ini saya dapat berangkat haji. Lebih cepat dari yang seharusnya. Karena tahun ini anak saya berangkat haji, saya bisa ikut kuota penggabungan anak," kata Bambang, di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sabtu malam, 18 Mei 2024.

Bambang mengatakan bahwa dirinya terlahir dengan satu indra pendengaran. Meski demikian, ia masih tetap bisa mendengar, namun harus dengan suara yang keras.

"Saya bisa mendengar, tetapi ngomongnya harus didekatkan dengan telinga kanan. Apalagi sekarang sudah lanjut usia kalau ngomong jangan terlalu pelan, suara dinaikkan sedikit tidak apa-apa. Saya paham kok," katanya.

Baca Juga : Pemulung Sekaligus Tukang Becak Ini Berangkat Haji Setelah 26 Tahun Menabung

Untuk mengimbangi fungsi pendengarannya yang semakin menurun karena usia, Bambang juga memakai alat bantu dengar. Di samping itu, indra penglihatannya sebelah kiri juga cidera, sehingga fungsi penglihatannya juga berkurang. "Fungsi mata kurang begitu jelas, pendengaran juga kurang jelas kalau suaranya pelan," ujarnya.

Bambang mendaftar haji setelah ia pensiun sebagai penjaga SD pada tahun 2008 silam. "Saat masih muda saya belum ada keinginan untuk mendaftar haji. Tetapi setelah memasuki usia pensiun, anak pertama saya yang sudah terlebih dahulu mendaftar pada 2011, memotivasi saya untuk menyisihkan rezeki yang saya miliki untuk mendaftar haji," ujarnya.

Berbekal dorongan sang anak, Bambang dan istri rutin menyisihkan penghasilannya untuk mendaftar haji. Pada 2013 ketika tabungan mereka mencukupi, pasutri ini segera mendaftar haji. Setelah mendaftar, mereka rutin menabung Rp500 ribu setiap bulan untuk Tabungan haji.

Baca Juga : Kisah Teladan Bapak Tukang Rumput Asal Lamongan Bisa Berangkat Haji

Sementara itu sang putra, Edi Siswoyo yang setia menemani ayahnya pada pelaksanaan ibadah haji ini, menjelaskan bahwa sejak pensiun, sehari-hari ayahnya di rumah saja. "Dulu kemana mana bisa naik motor sendiri. Setelah pensiun dan semakin sepuh, kemana mana diantar anak-anak. Saya gak tega kalau bapak naik motor sendiri," kata Edi.

Ketika tiba di tanah suci, Bambang berharap ia dan keluarga yang berangkat diberi kelancaran dalam beribadah dan dapat melaksanakan semua rukun haji dengan baik. Tak lupa ia doakan keluarga di tanah air agar diberi kemampuan untuk melaksankan ibadah haji. "Semoga kami sekeluarga diberi kesehatan dan keselamatan baik di dunia dan akhirat," pungkasnya.

Bambang Kusmanto dan putranya tergabung dalam kloter 18 asal Kabupaten Magetan dan saat ini telah berada di Madinah Munawaroh. Sesuai jadwal, Bambang akan terbang ke Tanah Suci pada hari ini Minggu, 19 Mei 2024.

Berita Terbaru

Trans Jatim Gratis Sehari di Harhubnas 2026, Khofifah Dorong Warga Beralih ke Transportasi Publik

Trans Jatim Gratis Sehari di Harhubnas 2026, Khofifah Dorong Warga Beralih ke Transportasi Publik

Kamis, 17 Sep 2026 08:41 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:41 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggratiskan layanan Trans Jatim selama satu hari pada Kamis (17/9/2026). Kebijakan tersebut diberlakukan b…

Kemenkeu Jatim Sita 284 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp424,76 Miliar

Kemenkeu Jatim Sita 284 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp424,76 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 21:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:32 WIB

Jurnas.net – Peredaran rokok ilegal di Jawa Timur masih menjadi perhatian serius pemerintah. Hingga September 2026, Kementerian Keuangan mencatat ribuan p…

17 Siswa dan Guru di Jepara Keracunan MBG

17 Siswa dan Guru di Jepara Keracunan MBG

Rabu, 16 Sep 2026 20:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:37 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 17 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah  mengalami keracunan. Penerima manfaat dari …

Bawaslu DIY-Kejati DIY Perkuat Sinergi Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Bawaslu DIY-Kejati DIY Perkuat Sinergi Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Rabu, 16 Sep 2026 19:40 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:40 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY memperkuat sinergi dalam upaya mencegah…

Saksi Ungkap Detik-detik Louis Dipukul dan Dicekik, Rekaman CCTV Jadi Kunci Pembuktian

Saksi Ungkap Detik-detik Louis Dipukul dan Dicekik, Rekaman CCTV Jadi Kunci Pembuktian

Rabu, 16 Sep 2026 19:01 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:01 WIB

Jurnas.net – Kesaksian saksi Imam dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan Louis di sebuah gudang buah kawasan Tanjungsari, Surabaya, menjadi sorotan. Bukan h…

PLN UIK Tanjung Jati B Bidik Kemandirian Sampah Desa Tempur

PLN UIK Tanjung Jati B Bidik Kemandirian Sampah Desa Tempur

Rabu, 16 Sep 2026 17:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:12 WIB

Jurnas.net - PT PLN (Persero) UIK Tanjung Jati B melakukan pendampingan di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kemandirian…