Pemulung Sekaligus Tukang Becak Ini Berangkat Haji Setelah 26 Tahun Menabung

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Supartono, 61, calon haji asal Kabupatrn Ponorogo. (Dok: Humas PPIH Embarkasi Surabaya)
Supartono, 61, calon haji asal Kabupatrn Ponorogo. (Dok: Humas PPIH Embarkasi Surabaya)

Jurnas.net - Naik haji bagi Supartono, 61, haji awalnya hanya mimpi. Namun, setelah berjuang membanting tulang dan menabung, pemulung sekaligus tukang becak itu akhirnya mewujudkan impiannya untuk pergi ke Tanah Suci Mekah setelah 26 tahun lamanya.

Mbah Tono, demikian ia disapa, adalah warga asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Selain sebagai pemulung, Mbah Tono juga bekerja sampingan sebagai tukang becak, ojek, hingga tukang sapu.

"Keinginan naik haji itu muncul saat 1998 silam. Saya kerjanya serabutan. Alhamdulillah saya masih semangat, masih kuat, seandainya saya bisa cari penghasilan, setiap hari masih pemulung, becak, ojek, juga tukang sapu," kata Mbah Tono, Kamis, 16 Mei 2024.

Hasil kerja kerasnya, Mbah Tono menyisihkan sebagian rejekinya dengan menabung agar bisa berangkat haji. Setiap harinya, Mbah Tono menabung mulai Rp2.000 hingga Rp15.000 setiap harinya.

"Saya awalnya nabung cuma bisa mampu Rp1.000 sehari, naik jadi Rp3.000. Naik terus jadi Rp15 ribu," ujarnya.

Baca Juga : Kisah Teladan Bapak Tukang Rumput Asal Lamongan Bisa Berangkat Haji

Mbah Tono ini mengaku tekad kuatnya untuk menjalankan ibadah haji datang usai bermimpi digandeng seseorang berkeliling ka'bah. "Saya terbangun saat itu. Langsung berdoa kepada Gusti Pangeran Yang Maha Agung untuk bisa menunaikan ibadah haji," katanya.

Niat tersebut membuatnya termotivasi bekerja lebih keras lagi. Setiap uang yang ia kumpulkan dari hasil kerja digunakan untuk membeli kambing, anak-anak sapi yang kemudian dijual. Hasilnya kemudian digunakan untuk mendaftar haji pada 2011 lalu sekaligus menutup pelunasan haji di tahun 2024 ini.

"Saya tidak mau meminta uang dari kedua anak saya. Saya gamau dibantu anak. Kalau kita punya anak, kalau anak sudah kerja jangan dimusuhi. Meskipun tukang becak sekarang tidak laku," pungkasnya.

Mbah Tono tergabung dalam kloter 19 Embarkasi Surabaya. Mbah Tono dijadwalkan terbang ke Tanah Suci Mekah pada Kamis, 16 Mei 2024.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…