Mensos Target Kemiskinan Ekstrem 0 Persen Pada 2026

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Sosial (Mensos) sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Insani/Jurnas.net)
Menteri Sosial (Mensos) sekaligus Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menargetkan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia mencapai 0 persen pada 2026. Untuk merealisasikannya, Gus Ipul manggandeng perguruan tinggi.

"Saya harap tahun ini atau paling lambat tahun depan (2026), kemiskinan ekstrem bisa ditekan hingga nol persen," kata Gus Ipul, Rabu, 12 Februari 2025.

Dalam lima tahun ke depan, Gus Ipul menargetkan tingkat kemiskinan secara keseluruhan dapat turun hingga di bawah lima persen. "Itu target yang sangat optimistis. Karena itu, kita ingin semua pihak berperan aktif," katanya.

Baca Juga : Angka Kemiskinan Jatim Diklaim Menurun Tertinggi se-Pulau Jawa

Gus Ipul menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, dalam upaya menekan angka kemiskinan.

Oleh karena itu, Gus Ipul mengajak perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam pengembangan kampung-kampung binaan di sekitar wilayah kampus, dengan dukungan Kementerian Sosial dan kementerian terkait lainnya.

"Saya ingin menghapus ego sektoral agar program pengentasan kemiskinan lebih terukur berdasarkan kajian akademis," ucapnya.

Menurutnya, langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kerja sama dalam mengatasi kemiskinan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

"Kita ingin bersinergi, berkolaborasi, dan saling memperkuat untuk mewujudkan Indonesia tanpa kemiskinan," pungkasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…