Bupati Ipuk Libatkan ASN Pantau Kemiskinan, Program Berbagi Dorong Penurunan Angka Miskin

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, turun langsung menyalurkan bantuan untuk warga miskin. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, turun langsung menyalurkan bantuan untuk warga miskin. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Namun lebih dari sekadar penyaluran sembako, program bulanan ini menjelma menjadi instrumen empati sekaligus pengawasan langsung kemiskinan berbasis data di lapangan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) mendatangi rumah-rumah keluarga pra sejahtera yang tercatat dalam database kemiskinan. Puluhan ribu paket sembako disalurkan langsung ke warga yang masuk kategori desil 1 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.

Salah satu penerima bantuan adalah Bermawi (81), warga Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo. Hidup sebatang kara tanpa istri dan anak, Bermawi selama ini menumpang di rumah Ketua RT setempat. Untuk bertahan hidup, ia bekerja serabutan sebagai buruh tani dan membantu pekerjaan ringan warga sekitar.

“Alhamdulillah, terima kasih. Bantuan ini sangat berarti untuk saya,” kata Bermawi lirih, Kamis, 29 Januari 2026.

Bupati Ipuk menegaskan ASN Banyuwangi Berbagi bukan program insidental, melainkan gerakan sosial yang telah berjalan konsisten sejak 2024. Tujuannya bukan hanya meringankan beban ekonomi, tetapi menumbuhkan kesadaran sosial ASN dengan melihat langsung kondisi warga miskin.

“Setiap ASN sudah kami bekali data warga miskin melalui aplikasi Smart Kampung. Mereka datang, menyapa, dan melihat langsung realitas di lapangan. Di situ empati dan tanggung jawab sosial dibangun,” ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, penanganan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari balik meja. Dibutuhkan keterlibatan banyak pihak dan pendekatan langsung agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Program ini pun terbuka untuk kolaborasi lintas sektor. Sejak 2025, ASN Banyuwangi Berbagi melibatkan kepolisian, TNI, BUMN, BUMD, pelaku usaha, hingga organisasi profesi seperti HIPMI, Kadin, IDI, IAI, IBI, rumah sakit swasta, dan pengusaha konstruksi.

Hasilnya mulai terlihat. Angka kemiskinan Banyuwangi terus menurun secara konsisten: 8,07 persen (2021), 7,51 persen (2022), 7,34 persen (2023), 6,8 persen (2024), hingga mencapai 6,13 persen pada 2025, terendah sepanjang sejarah daerah.

ASN Pemkab Banyuwangi, Ratna Juwita, mengaku program ini menjadi pengingat moral bagi para abdi negara. Turun langsung ke lapangan, kata dia, membuat ASN melihat kehidupan dari perspektif berbeda.

“Ini implementasi filosofi ‘kalau kita susah, lihatlah ke bawah’. Bukan merendahkan, tapi mengingatkan agar kita selalu bersyukur dan peka terhadap sesama,” katanya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Budi Santoso menjelaskan, seluruh ASN penuh waktu—baik PNS maupun PPPK—dilibatkan dalam program ini. Semakin tinggi jabatan, semakin besar kontribusi sembako yang disalurkan. “Selain berbagi, ini juga menjadi bentuk ground check data kemiskinan. ASN kami minta melaporkan kondisi warga, apakah sudah menerima bantuan rutin, apakah ada anggota keluarga sakit, semua dicatat di aplikasi Smart Kampung,” jelas Budi.

Berita Terbaru

Kasus Pungli Perizinan ESDM Jatim, Anak Buah Khofifah Jadi Tersangka Keempat Dugaan Pungli Rp1,33 Miliar

Kasus Pungli Perizinan ESDM Jatim, Anak Buah Khofifah Jadi Tersangka Keempat Dugaan Pungli Rp1,33 Miliar

Selasa, 28 Jul 2026 19:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 19:47 WIB

Jurnas.net – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan perizinan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa T…

PSIM Yogyakarta Gaet Striker Asal Spanyol

PSIM Yogyakarta Gaet Striker Asal Spanyol

Selasa, 28 Jul 2026 18:58 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 18:58 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogayakarta secara resmi memperkenalkan penyerang baru asal Spanyol, Adrian Dalmau, untuk memperkuat kedalaman skuad Laskar Mataram dalam meng…

PLN Siagakan 60 Personel dan Sistem Berlapis Amankan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di GBT

PLN Siagakan 60 Personel dan Sistem Berlapis Amankan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di GBT

Selasa, 28 Jul 2026 17:19 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 17:19 WIB

Jurnas.net – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, memastikan k…

DPRD Jatim Dukung Akreditasi Rumah Sakit Berbasis Hasil Klinis, Soroti Minimnya Pemahaman Aturan BPJS

DPRD Jatim Dukung Akreditasi Rumah Sakit Berbasis Hasil Klinis, Soroti Minimnya Pemahaman Aturan BPJS

Selasa, 28 Jul 2026 15:34 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 15:34 WIB

Jurnas.net – Rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengubah sistem akreditasi rumah sakit dari berbasis pemenuhan administrasi menjadi berbasis hasil klinis …

Musda Golkar Sumenep Digelar 29 Juli, Gus Navis Resmi Lolos Verifikasi sebagai Calon Tunggal Ketua DPD

Musda Golkar Sumenep Digelar 29 Juli, Gus Navis Resmi Lolos Verifikasi sebagai Calon Tunggal Ketua DPD

Selasa, 28 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:31 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sumenep mulai mematangkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang dijadwalkan b…

Kejari Surabaya Setor Rp 9,05 Miliar Hasil TPPU Judi Online 188Bet ke Kas Negara, Aset Lain Masih Diburu

Kejari Surabaya Setor Rp 9,05 Miliar Hasil TPPU Judi Online 188Bet ke Kas Negara, Aset Lain Masih Diburu

Selasa, 28 Jul 2026 11:46 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:46 WIB

Jurnas.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mengeksekusi penyetoran barang bukti senilai Rp 9.051.209.000 ke kas negara. Ini sebagai Penerimaan Negara B…