Minim Perhatian dari Pemkab Lumajang, 27 Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Palang pintu perlintasan kereta api sebidang. (Istimewa)
Palang pintu perlintasan kereta api sebidang. (Istimewa)

Jurnas.net - Perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terhadap perlintasan kereta api (KA) patut dipertanyakan. Pasalnya, hanya ada sembilan dari 36 perlintasan KA berpalang pintu di daerah setempat.

"Perlintasan sebidang di Kabupaten Lumajang total ada 36, tapi yang memiliki palang pintu dan dijaga petugas hanya 9. Sementara 27 sisanya perlintasan tak memiliki palang pintu, dan tidak ada penjaga," kata Manajer Humas PT KAI DAOP 9 Jember, Anwar Yuli Prastyo, dikonfirmasi, Selasa, 21 November 2023.

Berdasarkan Peraturan Kementrian Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 94 tahun 2018, lanjut Anwar, perlintasan sebidang tanpa palang pintu menjari kewenangan pemerintah darah. Saat terjadi kecelakaan pada Minggu malam, kata dia, PT KAI bersama Dirjen Perkeretaapian Kemenhub dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang telah meninjau lokasi kejadian.

"Setelah dilakukan tinjauan itu, maka PT KAI, Dirjen perkeretaapian dan Dishub Lumajang sepakat untuk memasang palang pintu perlintasan," katanya.

Anwar mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melintas perlintasan kereta api, khususnya perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Ini demi kehati-hatian agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

"Kami imbau masyarakat setiap pengguna jalan yang melintas agar tidak langsung menyeberang, jadi bisa berhenti terlebih dahulu. Sehingga bisa tengok kanan kiri untuk memperhatikan kereta api yang melintas" ujarnya.

Maka itu, kata dia, PT KAI mengajak semua stekholder yang memiliki wewenang terkait perlintasan sebidang untuk berkolaborasi, agar lebih peduli terhadap keselamatan. Bagi pengguna jalan yang melintas di perlintasan kereta, juga diharapkan lebih hati-hati dan memperhatikan rambu lalu lintas.

"Sebenarnya palang pintu dan petugas itu hanya alat bantu. Ketika masyarakat mau tertib, mau mematuhi rambu-rambu yang tersedia, maka masyarakat bisa melintasi perlintasan kereta api dengan selamat," katanya. (Mal)

Berita Terbaru

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…