Jemaah Haji Tunanetra Wujudkan Mimpi ke Mekah Setelah Menunggu 13 Tahun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdurrohman (tengah), tuna netra calon haji dari Kloter 31 Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Abdurrohman (tengah), tuna netra calon haji dari Kloter 31 Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Senyum terpancar di wajah Kakek Abdurrohman, 67, setelah mendapat kabar untuk berangkat haji. Setelah menanti 13 tahun lamanya, dia menunggu untuk bisa ke Tanah Suci Mekah akhirnya tercapai.

Penyandang tunanetra ini menjadi jamaah haji yang tergabung dalam kloter 31 Embarkasi Surabaya. Meski memiliki keterbatasan, warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, itu mengaku sangat bahagia karena akhirnya bisa berangkat haji.

"Alhamdulilllah tahun ini saya dan istri bisa menunaikan kewajiban rukun Islam ke-5, berhaji ke Tanah Suci," kata Abdurrohman, Minggu malam, 19 Mei 2024.

Abdurrohman tidak menyangka dirinya bisa berangkat haji dalam kondisi tuna netra. Kondisi mata Abdurrahman sebelumnya normal, ia tak bisa melihat setelah menderita glaucoma.

Untuk dietahui, glaukoma adalah kondisi medis berupa gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kerusakan saraf mata.

"Pertama kali daftar haji dulu tahun 2011, penglihatan saya masih normal, namun sekitar 8 tahun lalu saya tidak bisa melihat karena sakit glaucoma," katanya.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Tukang Pijat Asal Surabaya Bisa Naik Haji Setelah 24 Tahun Menabung

Meskipun dalam kondisi tak bisa melihat, Abdurrohman tetap semangat dalam mempersiapkan kondisi fisiknya jelang berangkat haji. "Setiap pagi saya jalan kaki tanpa menggunakan alas di depan rumah," katanya.

Dia juga yakin semua yang terjadi dalam hidupnya atas kehendak Allah SWT. "Dalam kondisi tidak bisa melihat, Allah masih memberikan saya kemampuan untuk datang ke Madinah dan Mekkah. Ini merupakan suatu hal yang luar biasa bagi saya," ujarnya.

Bapak empat anak ini menjelaskan jika dia bisa mendaftar haji dari hasil tabungan berjualan kacang oven. "Kebetulan di rumah saya membuat cemilan kacang oven. Waktu masih sehat dulu, saya jual keliling pakai sepeda motor dan ditittipkan ke toko-toko," kenangnya.

Dari penghasilannya itu, dia sisihkan sedikit demi sedikit untuk bisa mendaftar haji. Setelah dia tidak bisa melihat, Abdurrohman tidak bisa lagi berjualan keliling. "Tapi usaha itu dilanjutkan oleh anak saya," ujarnya.

Baca Juga : Pemulung Sekaligus Tukang Becak Ini Berangkat Haji Setelah 26 Tahun Menabung

Selain usaha dhohir, Abdurrohman mengaku juga tekun dalam usaha batin. Ia istiqomah bangun malam, untuk bermunajat kepada Allah. "Anehnya kalau saya setiap bangun untuk salat malam, kadang saya bisa melihat air, gayung, ketika saya berwudu,” kata kakek 12 cucu ini.

Dari situ, dia berharap diberi kesembuhan untuk sakit glaukomanya. Ketika di Mekah nanti, Abdurrohman akan berdoa untuk kesehatan dan keselamatan keluarganya. "Saya sekarang kalau jalan harus dituntun. Alhamdulillah berangkat haji ini ada istri yang menemani," ujarnya.

Sesuai jadwal, Abdurrohman akan berangkat haji tergabung dengan kloter 31 Kabupaten Pasuruan. Ia terbang ke Arab Saudi sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu malam, 19 Mei 2024.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Surabaya Siapkan Skema Bencana Terpadu, Hadapi Rob hingga Ancaman Sesar Aktif

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 14:03 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi agenda musiman atau sekadar respons darurat. Melalui Apel Kesiapsiagaan…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Pembatasan HP di Sekolah Surabaya Diklaim Efektif Tekan Bullying dan Tingkatkan Interaksi Siswa

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:37 WIB

Jurnas.net - Kebijakan pembatasan penggunaan gawai atau handphone (HP) di sekolah yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menunjukkan dampak…