Lima Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Meninggal di Mekah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jemaah calon haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). (Insani/Jurnas.net)
Jemaah calon haji di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Jemaah haji asal Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, meninggal bertambah jadi lima orang. Terbaru, seorang jemaah haji asal Kabupaten Kediri, tergabung dalam kloter 73 wafat di Tanah Suci Mekah.

"Sampai saat ini total ada lima orang yang meninggal dunia, dua orang meninggal dunia di Rumah Sakit Haji, dan tiga orang jemaah meninggal di Tanah Suci," kata Wakil Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Ahmad Allauddin, Kamis, 6 Juni 2024.

Seorang jemaah haji yang baru meninggal di Mekah diketahui bernama Muchlisoh Tarmuji, 58 tahun, warga asal Dusun Pelem, Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Muchlisoh wafat pada pukul 10.00 waktu Arab Saudi pada Selasa, 4 Juni 2024. "Beliau wafat dikarenakan sakit usai menjalani umrah wajib. Yang bersangkutan juga mengalami riwayat penyakit kanker rahim," katanya.

Baca Juga : 715 Calon Haji Asal Bali Akan ke Tanah Suci Melalui Embarkasi Surabaya

Kemudian jenazah Muchlisoh disalatkan di Masjidil Haram, dan dikebumikan usai salat subuh di Mekah, pada Rabu, 5 Juni 2024. "Insya Allah, almarhumah husnul khotimah. Semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah," ujarnya.

Allauddin menerangkan lebih lanjut bahwa almarhumah sempat mendapatkan perawatan intensif dengan memberikan alat bantu pernapasan. "Sempat ada perawatan medis tapi kemudian takdir berkehendak lain dan meninggal dunia," ujarnya.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kata Allauddin, jemaah haji yang wafat pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini relatif sedikit. Hal itu menurutnya karena adanya pemeriksaan kesehatan di awal sebelum pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.

Sehingga ke depan sistem tersebut akan diteruskan untuk menekan jemaah yang sakit maupun yang meninggal dunia. "Nah, dari situlah sudah diketahui mana jemaah yang ada kendala pada kesehatannya atau sehat. Sehingga tingkat meninggal dunia pun tahun ini relatif sedikit dibandingkan tahun lalu yang saat jelang akhir kloter sudah ada puluhan jemaah yang meninggal dunia," katanya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…