Upaya WYDII Kembalikan Kepercayaan Politik Anak Muda Usai Putusan MK

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Women and Youth Development Institute of Indonesia (WYDII), Siti Nurjanah. (Insani/Jurnas.net)
Direktur Women and Youth Development Institute of Indonesia (WYDII), Siti Nurjanah. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Direktur Women and Youth Development Institute of Indonesia (WYDII) Siti Nurjanah mengatakan, pendidikan politik dan keadilan lingkungan merupakan isu yang krusial saat ini.

Dalam soal politik misalnya, lanjut Siti, demokrasi tercederai  dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas usia Calon presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Wapres).

"Kami ingin mengembalikan kepercayaan politik anak muda," ujar Siti usai pelatihan tentang pendidikan politik dan keadilan lingkungan di Aula Pancasila, Fakultas Hukum, Universitas Airlangga (Unair) Kampus B, Surabaya, Sabtu, 3 Agustus 2024.

WYDII, kata Siti, fokus menyasar kalangan muda karena mereka adalah para calon pemimpin bangsa. Sehingga, sedini mungkin mereka harus mendapatkan pendidikan politik dan juga isu-isu lingkungan.

"Mereka juga harus mendapatkan masukan-masukan positif. Kita ingin kepercayaan politik tetap terjaga. Sehingga, penting adanya sinergi antara praktisi dengan akademisi," ucapnya.

Baca Juga : Mahkamah Agung Diharap Tegas Tegakkan Keadilan Sengketa Izin Tambang di Sulteng

Diketahui, acara ini diikuti 55 mahasiswa dari 18 kampus di Jawa Timur (Jatim) seperti dari Surabaya dan sekitarnya seperti Malang, Jombang dan Kediri. Hadir pula secara daring 40 mahasiswa yang  berasal dari sejumlah kampus  Indonesia.

Dalam kegiatan ini, WYDII menghadirkan narasumber penting seperti Jull Takaliuang. Aktivis perempuan dari Sulawesi Utara ini merupakan penerima penghargaan dari N-Peace Award 2015 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam kategori Untold Stories: Women Transforming their Communities.

Jull Takaliuang merupakan seorang aktivis lingkungan dan hak asasi manusia dan pernah menjadi tahanan rumah oleh jaksa dan menjalani proses peradilan pada 2007. Berbagai pengalaman advokasi untuk berbagai kasus telah dijalaninya.

Narasumber lain adalah Wakil Dekat Fakultas Hukum Unair, Dr M Syaiful Aris, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Komnas HAM, Mimin Dwi Hartono dan Prof Christopher Candland dari Wellesley College, Amerika Serikat sekaligus Board Member WYDII.

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan sikap tegas terhadap aksi perusakan estetika kota. Empat pemuda pelaku vandalisme di kawasan Viaduk G…

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – Skandal moral mengguncang birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan d…

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Jurnas.net - Meski telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2024, eksistensi Dhurung Bawean justru dinilai masih berada di ujung ancaman.…

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Jurnas.net – Kain batik bukan sekadar busana bagi masyarakat Banyuwangi, melainkan representasi identitas budaya yang sarat makna. Kini, akses terhadap wastra k…

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Jurnas.net - Aroma ketidakadilan menyeruak dari rencana eksekusi paksa sebuah rumah di Jalan Rungkut Asri Barat X No. 16, Surabaya, Selasa, 14 April 2016.…

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi I…