Dianggap Sukses Entas Kemiskinan di Jatim, Persaudaraan 98 Dukung Khofifah-Emil

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emil Elistianto Dardak bersama Ketua Dewan Pembina DPD Persaudaraan 98 Jatim, Katno. (Istimewa)
Emil Elistianto Dardak bersama Ketua Dewan Pembina DPD Persaudaraan 98 Jatim, Katno. (Istimewa)

Jurnas.net - Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak terus mendapat dukungan dari berbagai kelompok relawan masyarakat. Khofifah-Emil dianggap sukses memimpin Jatim di periode pertama dan dinilai layak untuk kembali menjabat pada periode dua.

Dukungan kali ini datang dari kelompok relawan yang mengatasnamakan Persaudaraan 98. Dukungan ini diberikan langsung oleh Ketum DPP Persaudaraan 98, Wahab Talaohu kepada Emil Dardak disela-sela Rakorda Persaudaraan 98 Jatim.

Emil Dardak, yang menerima dukungan mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia menyampaikan pesan khusus Khofifah kepada Persaudaraan 98.

"Jadi saya dapat amanah Bu Khofifah untuk mewakili Khofifah-Emil menghadiri Rakerda Persaudaraan 98. Bu Khofifah pesan Gerakan Persaudaraan 98 untuk terus berperan aktif bersinergi dengan pemerintah untuk membantu masyarakat," kata Emil, di Surabaya, Jumat, 9 Agustus 2024.

"Kami sangat menghargai dukungan yang diberikan oleh Persaudaraan 98 se-Jawa Timur. Dukungan ini merupakan dorongan besar bagi kami untuk bekerja keras demi Jawa Timur yang lebih baik bersama Ibu Khofifah," tambahnya.

Baca Juga : Ketua PKS Jatim Intruksikan Seluruh Elemen Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub 2024

Mantan Bupati Trenggalek ini menyebut Persaudaraan 98 merupakan gerakan yang sangat baik dan ada di seluruh wilayah Indonesia.

"Di Jawa Timur, rekan-rekan Persaudaraan 98 berkenan mendukung kami. Bahkan, saya terkesan rekan-rekan Persaudaraan 98 telah menelaah kebijakan-kebijakan Pemprov Jatim selama ini. Dan apabila Allah menghendaki kita terpilih lagi, kami akan konsisten melakukan kebijakan pengentasan kemiskinan dan inovasi layanan publik," tandasnya.

Emil menyatakan saat ini perlunya kerja sama semua pihak dalam membangun sebuah provinsi apalagi sebesar Jawa Timur. Dirinya yakin, sinergi Khofifah-Emil dengan Persaudaraan 98 akan membawa Jatim lebih maju.

"Kami harap sinergi ini terus berlanjut jika tuhan menakdirkan kami memimpin Jatim kembali. Karena memimpin Jatim sebesar ini perlu kerja keras semua pihak," tandasnya.

Baca Juga : Survei Pilgub Jatim: Elektabilitas Khofifah-Emil Kalahkan Risma-Marzuki

Sementara Ketum Gerakan Persaudaraan 98 Wahab Talaohu mengatakan Khofifah-Emil sangat berprestasi selama memimpin Jawa Timur pada periode pertamanya yakni tahun 2019-2024. Menurutnya, Khofifah-Emil layak dilanjutkan.

"Prestasi Khofifah-Emil tidak perlu diragukan selama memimpin Jawa Timur. Keduanya harmoni, gotong royong bahu membahu membawa Jawa Timur maju," kata Wahab.

Wahab menyebut Khofifah dan Emil sangat harmonis. Hal itu bisa dilihat dari keduanya yang kembali berpasangan pada Pilgub Jatim 2024 ini.

"Di era sekarang jarang sekali melihat kepala daerah harmonis dan bisa lanjut bareng-bareng lagi di periode keduanya. Nah ini Khofifah-Emil bisa, menunjukkan keduanya sangat harmonis. Prestasi keduanya luar biasa menurunkan angka kemiskinan dari 11 persen jadi 9 persen bahkan itu di masa pandemi," tambahnya.

Wahab mengungkap ada tiga syarat utama untuk mendapatkan dukungan dari Persaudaraan 98. Pertama, paslon harus bersinergi dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Kedua, mendukung program-program berkelanjutan yang telah disusun pemerintahan saat ini, dan ketiga melanjutkan program pembangunan dari pemerintah pusat dan daerah sebelumnya.

Ketua DPD Persaudaraan 98 Jatim, Antonius Bayu menyatakan siap mendukung dan memenangkan Khofifah-Emil.

Semen Ketua Dewan Pembina DPD Persaudaraan 98 Jatim, Katno percaya Khofifah-Emil akan melanjutkan dan memperkuat program-program berkelanjutan yang telah dirancang oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Tag :

Berita Terbaru

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Memulai dengan Kekalahan, PSS Sleman Disebut dalam Masa Transisi

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 05:14 WIB

Jurnas.net - PSS Sleman meraih hasil minor saat menjamu Madura United pada pekan kedua Super League di Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…