Warga Surabaya Ikut Nyoblos Dapat Makan Gratis dan Bisa Manfaatkan Diskon

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara lauching Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg digelar di Plaza Gedung Internatio, Kota Lama, Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Acara lauching Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg digelar di Plaza Gedung Internatio, Kota Lama, Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Warga Kota Surabaya yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk nyoblos pada 27 November, bakal mendapat makan gratis sampai kenyang. Program yang diinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha Kafe dan Resto Indonesia (Apkrindo) ini, bekerjasama dengan KPU, Bawaslu, dan Pemkot Surabaya, sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024.

"Ini adalah program kedua kami. Yang pertama saat Pilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan tagline Maknyos MakBleG Mari Nyoblos Mangan Wareg. Kali ini, untuk Pilkada Serentak bertajuk Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg," kata Ketua Apkrindo Surabaya, Ferry Setiawan, Selasa, 19 November 2024.

Ferry mengatakan ada 100.000 ribu makan gratis yang disediakan dalam program ini. Makanan tersebut bisa didapatkan di 1.000 tenant dari 100 brand yang ikut berpartisipasi. Syaratnya, dengan menunjukan KTP dan kelingking bertanda biru (bukti sudah nyoblos) pada hari pelaksanaan

Menurut Ferry, program kedua ini lebih banyak diikuti oleh anggota Apkrindo dan diperuntukan untuk seluruh masyarakat Kota Surabaya tanpa batasan usia.

"Program sebelumnya hanya untuk milenial tapi kali ini berbeda. Silahkan yang ber-KTP Surabaya tanpa dibatasi usia, setelah nyoblos langsung datang ke outlet yang berkerjasama dengan di program ini," katanya.

Baca Juga : KPU Gandeng 6.000 Influencer Untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada Jatim 2024

Tak hanya makanan gratis, Ferry menyebut masyarakat juga bisa memanfaatkan banyak diskon menarik di setiap tenant. Apabila kuota makan gratis yang disedikan sudah habis, masyarakat bisa mendapatkan diskon menarik lainnya.

"Jadi tidak perlu khawatir, semua masyarakat Kota Pahlawan bisa merasakan manfaat dari program ini. Baik itu makan gratis atau diskon yang diberikan," ujarnya.

Menariknya, tidak ada batasan outlet untuk menukarkan tanda nyoblos dengan makan gratis. Selama persedian masih ada, masyarakat bisa datang ke lebih dari satu outlet yang memiliki tanda khusus mengikuti program ini. "Tidak ada batasan untuk outletnya. Kalau dalam waktu satu hari bisa semua tenant, silahkan," katanya.

Ferry menegaskan, program ini dibuat sebagai bentuk kontribusi Apkrindo untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2024. Harapannya lewat program ini tingkat partisipasi pemilih di Kota Surabaya bisa mencapai 80 persen dan meningkat dari Pilkada sebelumnya.

"Kami menciptakan program ini untuk semakin meningkatkan anime masyarakat datang ke TPS dan menentukan pilihannya. Lima tahun lalu tingkat partisipasi Pilkada hanya 54 persen. Kami berharap sebagai salah satu kota besar di Indonesia angka partisipasi di Kota Surabaya bisa meningkat mencapai 80 persen," ujarnya.

Kata dia, sebanyak 1.000 tenant dari 100 brand yang bergabung dalam program ini berada di dalam dan di luar Mall yang ada di Surabaya. "Satu brand bisa memiliki 10 sampai 70 tenant. Untuk memudahkan masyarakat tenant yang ikut dalam program Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg akan memiliki tanda khusus," pungkasnya.

Berita Terbaru

Bidik Pasar Magnesia, PT Loka Targetkan Pendapatan Rp42,5 Miliar di 2026

Bidik Pasar Magnesia, PT Loka Targetkan Pendapatan Rp42,5 Miliar di 2026

Kamis, 15 Jan 2026 17:04 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 17:04 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia lebih dari satu abad, PT Loka Refractories (Wira Jatim Group) tak hanya bertahan sebagai pemain lama di industri refraktori, tetapi…

Pemkot Surabaya Pastikan Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun, Target Awal 2027 Rampung

Pemkot Surabaya Pastikan Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun, Target Awal 2027 Rampung

Kamis, 15 Jan 2026 14:32 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 14:32 WIB

Jurnas.net - Kawasan Taman Pelangi bersiap memasuki babak baru. Setelah seluruh proses pembebasan lahan rampung, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan…

PMI Surabaya Perluas Donor Darah hingga Kampung, Gandeng Program Kampung Pancasila

PMI Surabaya Perluas Donor Darah hingga Kampung, Gandeng Program Kampung Pancasila

Kamis, 15 Jan 2026 13:48 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya merespons tantangan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan menggeser pendekatan gerakan kemanusiaan dari…

Gus Lilur Soroti UU Minerba 2025: Perizinan Tambang Masih Rumit Terhambat WP

Gus Lilur Soroti UU Minerba 2025: Perizinan Tambang Masih Rumit Terhambat WP

Kamis, 15 Jan 2026 11:29 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 11:29 WIB

Jurnas.net - Terbitnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Mineral dan Batubara (UU Minerba) disambut optimisme para pelaku usaha tambang nasional.…

SE Wali Kota Surabaya Soal HP Anak: Cegah Radikalisme dan Konten Negatif Sejak Dini

SE Wali Kota Surabaya Soal HP Anak: Cegah Radikalisme dan Konten Negatif Sejak Dini

Kamis, 15 Jan 2026 07:14 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 07:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya membatasi penggunaan gawai di sekolah, tetapi juga membangun ekosistem perlindungan anak di ruang…

Banyuwangi Bagikan Becak Listrik untuk Lansia: Dorong Transportasi Hijau dan Pariwisata Kota

Banyuwangi Bagikan Becak Listrik untuk Lansia: Dorong Transportasi Hijau dan Pariwisata Kota

Kamis, 15 Jan 2026 06:34 WIB

Kamis, 15 Jan 2026 06:34 WIB

Jurnas.net - Bantuan ratusan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto untuk pengemudi becak lanjut usia di Banyuwangi bukan sekadar program sosial.…