Jurnas.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menarget semua distribusi logistik ke tingkat kecamatan tuntas pada 24 November. Selanjutnya logistik itu akan didistribusikan ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.
"Kami target distribusi logistik dari KPU daerah ke tingkat Kecamatan selesai pada 24 November," kata Komisioner KPU Jatim Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq, Selasa, 19 November 2024.
Setelah logistik tiba di kecamatan, Rozaq menyebut logistik itu selanjutnya akan didistribusikan ke masing-masing TPS di setiap kelurahan atau desa. "Sehingga semua logistik sudah berada di masing-masing TPS pada H-1 sebelum pencoblosan pada 27 November," katanya.
Baca Juga : Pemprov Jatim Hentikan Penyaluran Bansos Hingga Selesai Pilkada 2024
Rozaq bersyukur distribusi logistik Pilkada berjalan lancar, termasuk ke daerah kepulauan di Kabupaten Sumenep Madura tepatnya Pulau Masalembu. Ini merupakan kepulauan terpencil dan terluar di Sumenep, dengan jarak tempuh sekitar 12 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget.
Selain ke Masalembu, logistik juga dikirim ke Pulau Bawean di Kabupaten Gresik. Pengiriman logistik ke kepulauan ini dilakukan sejak 14 hingga 17 November.
Pengiriman lebih awal ke wilayah terpencil itu, lanjut dia, diharapkan memberikan waktu bagi petugas pemungutan suara setempat, guna menyiapkan logistik menjelang hari pemilihan.
"Pengiriman logistik ke kepulauan lebih awal, sesuai waktu tempuh perjalanan, berbeda dengan daerah yang gak ada kepulauan," katanya.
Seperti diketahui, kebutuhan logistik pada Pilkada Serentak 2024 ini menyesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang ada di Jatim sebanyak 31.280.418 pemilih.
Kebutuhan bilik suara sebanyak 171.502 dan segel berjumlah 1.853.000. Sedangkan, surat suara 32.088.910 ini setelah ditambah 2,5 persen di setiap TPS dan alat bantu tunanetra sebanyak 60.751 unit.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini
Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB
Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…
SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan
Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB
Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…
Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia
Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB
Jurnas.net - Dinamika penyusunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi sorotan setelah Rapat Formatur Pertama digelar. Salah…
Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak
Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB
Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan…
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga
Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB
Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengamankan kembali aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan…
Air Baku Tercemar, PAM Surya Sembada Perkuat Sistem Deteksi Dini
Rabu, 09 Sep 2026 16:31 WIB
Jurnas.net - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya memperkuat sistem antisipasi pencemaran air baku, setelah muncul keluhan…