Terjerat Dugaan Korupsi, Zainiye Didesak Mundur dari DPRD Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Jurnas.net - Puluhan massa dari Rumah Perjuangan Keadilan Rakyat (RPKR) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Jumat, 21 Maret 2025. Mereka menuntut Badan Kehormatan (BK) DPRD Jatim untuk segera menonaktifkan Zainiye, anggota DPRD Jatim dari Fraksi PPP-PSI, yang tengah terseret kasus dugaan korupsi.

Zainiye sebelumnya telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAKI) Situbondo terkait dugaan penyalahgunaan dana APBD Jatim tahun 2023. Kali ini, RPKR mendesak agar BK DPRD Jatim segera mengambil langkah tegas dengan menonaktifkannya dari jabatan legislator.

Ketua Umum RPKR, Panembahan Soleh, menyatakan bahwa laporan kasus dugaan korupsi Zainiye sudah dalam proses di KPK. Oleh karena itu, ia mendesak BK DPRD Jatim segera bertindak.

"Kami menuntut agar dalam waktu 3x24 jam, Badan Kehormatan menonaktifkan Zainiye sebagai anggota DPRD Jatim hingga ada keputusan hukum tetap. Jika tidak, ini bisa menjadi preseden buruk bagi citra DPRD," teriak Soleh dalam orasinya.

Menurut Soleh, kasus ini tidak hanya berkaitan dengan tindak pidana, tetapi juga menyangkut pelanggaran etika sebagai wakil rakyat. Ia menilai, Zainiye telah menyalahgunakan dana program swakelola tipe IV untuk kegiatan workshop yang dikelola oleh Pokmas Srikandi Situbondo.

"Kegiatan itu diduga fiktif. Tidak ada pelaksanaan yang nyata, tetapi dana tetap dicairkan. Ini jelas merugikan keuangan daerah dan mencederai kepercayaan masyarakat," katanya.

Soleh menekankan bahwa DPRD Jatim harus menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas lembaga dengan menindak tegas anggotanya yang terlibat kasus hukum.

"Kalau DPRD Jatim tidak segera bertindak, ini bisa dianggap sebagai pembenaran bahwa tindakan semacam ini dilakukan secara kolektif," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim, H. Rofik, menyatakan bahwa Zainiye, yang menjabat sebagai Bendahara Fraksi, tidak menghadiri rapat paripurna DPRD Jatim pada hari yang sama.

Terkait dugaan penyelewengan dana workshop, Rofik menilai hal tersebut sulit terjadi karena mekanisme pencairan dana dilakukan langsung oleh Bendahara Setwan DPRD Jatim kepada kelompok masyarakat pelaksana kegiatan, bukan anggota dewan.

"Anggota DPRD hanya bertugas sebagai pemateri dalam workshop. Sedangkan pencairan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana dilakukan langsung oleh Pokmas," jelasnya.

Meski demikian, desakan dari massa RPKR agar BK DPRD Jatim segera mengambil langkah terhadap Zainiye terus bergema. Publik pun menanti sikap tegas DPRD Jatim dalam menindak anggota yang diduga terlibat kasus korupsi.

Berita Terbaru

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Pemkot Surabaya Perketat Verifikasi Data SPMB SMP 2026, Pastikan Seleksi Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 15:39 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Sekolah Menengah …

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Surabaya Bidik Piala Presiden di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Wali Kota Siapkan Bonus Rp100 Juta

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 13:26 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengirimkan kontingen terbaik untuk b…

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Kasus TBC Mengganas di Surabaya Sepanjang 2026, DPRD Jatim Minta Pemerintah Bergerak Lebih Agresif

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 11:08 WIB

Jurnas.net – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Kota Surabaya. Dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, sebanyak 4.191 …

Surabaya Cetak Pemimpin Pemadam Kebakaran Bersertifikat, Siap Hadapi Situasi Darurat Berisiko Tinggi

Surabaya Cetak Pemimpin Pemadam Kebakaran Bersertifikat, Siap Hadapi Situasi Darurat Berisiko Tinggi

Jumat, 12 Jun 2026 09:53 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 09:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kualitas layanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan dengan menyiapkan sumber daya m…

Sidang Perdana Maidi, Jaksa KPK Beber Dugaan Perizinan Jadi Ladang Setoran Miliaran Rupiah ke Walkot Madiun

Sidang Perdana Maidi, Jaksa KPK Beber Dugaan Perizinan Jadi Ladang Setoran Miliaran Rupiah ke Walkot Madiun

Jumat, 12 Jun 2026 07:42 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 07:42 WIB

Jurnas.net – Sidang perdana perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) S…