Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Dolly dan Moroseneng. Langkah ini diambil guna mencegah bangkitnya kembali praktik prostitusi terselubung, terutama setelah adanya temuan praktik asusila di beberapa rumah kos sekitar kawasan tersebut.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa titik kejadian bukan berada di pusat eks lokalisasi Dolly, melainkan di rumah-rumah kos yang berada di sekitarnya. “Dolly-nya clear, aman, karena di sana sudah ada sentra usaha seperti sentra sepatu. Yang kemarin terkena penindakan justru di area kos-kosan,” kata Eri, Senin, 24 November 2025.
Menurutnya, sebagian besar pelaku prostitusi yang terjaring razia bukan warga Surabaya. Pemkot akan memberikan pembinaan bagi mereka yang ber-KTP Surabaya, sedangkan pelaku dari luar daerah akan dipulangkan setelah menjalani pembinaan di shelter milik Pemkot.
“Jika terbukti warga Surabaya, kami bina agar tidak mengulanginya. Kalau bukan, kami koordinasikan dengan daerah asalnya,” jelasnya.
Untuk menutup celah terjadinya praktik negatif, Pemkot bersama DPRD Surabaya tengah menyusun Peraturan Daerah (Perda) Rumah Kos. Aturan ini akan melarang keberadaan kos campur laki-laki dan perempuan di kawasan permukiman guna menjaga moral dan ketertiban lingkungan.
“Kalau di permukiman, kos campur tidak boleh. Anak-anak bisa meniru hal yang tidak baik. Kos laki-laki ya isinya laki-laki semua, perempuan juga demikian,” imbuhnya.
Cak Eri juga menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungannya. Ia meminta pemilik kos untuk selektif menyewakan kamar dan segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan.
“Warga harus ikut menjaga kampungnya. Laporkan kalau ada gelagat mencurigakan terkait prostitusi terselubung,” tegasnya.
Selain pengawasan, Pemkot juga berupaya menghidupkan kembali sentra UMKM, SWK, dan wisata edukasi di kawasan eks Dolly agar warga memiliki aktivitas positif dan produktif.
“Saya perintahkan Dinkopumdag untuk mengevaluasi semua SWK dan UMKM. Kalau sepi, maka jenis usahanya harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” ujar Eri.
Program wisata edukasi di kawasan tersebut juga akan digerakkan kembali melalui kolaborasi dengan Karang Taruna dan komunitas pemuda. Bahkan, tahun 2026 Pemkot menyiapkan anggaran Rp5 juta per wilayah untuk mendukung kreativitas Gen Z dalam pengembangan wisata lokal.
“Kita ingin pemuda yang menggerakkan. Kalau mereka merasa memiliki, maka mereka juga akan menjaga,” pungkasnya.
Editor : Rahmat Fajar
Berita Terbaru
Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB
Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB
Peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh tim gabungan kepolisian beberapa waktu lalu, terindikasi melanggar HAM…
Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB
Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB
Ketua Umum PBNU KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tetap tenang.…
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB
Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB
Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB
Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 13:14 WIB
Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab…
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 11:05 WIB
Jurnas.net – Penanganan dugaan peredaran rokok ilegal oleh Polres Probolinggo menjadi sorotan setelah dua orang yang dipersoalkan massa demonstran disebut d…
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 19:42 WIB
Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) bergerak cepat menangani insiden kebakaran yang terjadi di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (…
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 17:10 WIB
Jurnas.net – Memulai bisnis kopi dari pasar lokal, Aryasetya Kanaka Dumadi berhasil mengembangkan usahanya hingga menembus pasar internasional. Wisudawan p…
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jumat, 30 Okt 2026 10:27 WIB
Jurnas.net – Direktorat Siber Polda Jawa Timur mengungkap dugaan penyalahgunaan data kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) y…
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 20:35 WIB
Jurnas.net - I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan atau Alit Kelakan terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) periode…
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…