Prostitusi di Kos-Kosan Dekat Dolly Ditindak: Pemkot Tegaskan Kawasan Inti Tetap Aman

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya dan polisi perketat kawasan eks lokalisasi dolly. (Humas Pemkot Surabaya)
Pemkot Surabaya dan polisi perketat kawasan eks lokalisasi dolly. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjaga kawasan eks lokalisasi Dolly tetap bersih dari praktik prostitusi. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan bahwa patroli terpadu bersama Polrestabes Surabaya tidak akan berhenti, terutama setelah adanya penindakan dugaan prostitusi di area sekitar Putat Jaya, Sawahan.

Penindakan terbaru dilakukan aparat kepolisian di sebuah rumah kos sekitar kawasan tersebut. Eri menegaskan bahwa aktivitas ilegal itu tidak terjadi di wilayah inti bekas lokalisasi Dolly, melainkan di permukiman sekitar.

“Patroli kita tetap jalan terus. Kita koordinasi dengan Polrestabes Surabaya, sama seperti yang kita lakukan di eks lokalisasi Moroseneng,” kata Eri, Senin, 17 November 2025.

Eri menekankan bahwa kawasan Dolly hingga kini tetap dalam kondisi aman dan bersih dari aktivitas prostitusi. Namun begitu, ia mengakui bahwa potensi munculnya praktik serupa di area sekitar perlu terus diwaspadai.

“Yang ditindak itu bukan di Dolly-nya, tapi di kos-kosan sekitar. Dolly-nya clear, aman,” tegasnya.

Baca Juga : Dosen Unair Sebut Lima Alasan Soeharto Tidak Pantas Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

Untuk mencegah kambuhnya aktivitas prostitusi, Pemkot dan kepolisian terus mengintensifkan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan. Pemantauan berkelanjutan dilakukan dari eks lokalisasi Moroseneng hingga Dolly.

“Kami selalu bergerak, patroli tidak pernah berhenti. Semua tergantung peran warga juga, makanya saya titip betul kepada warganya,” ujar Eri.

Terkait terduga pelaku yang diamankan, Wali Kota Eri meminta agar aparat memberikan sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti terlibat dalam praktik prostitusi.

“Tersangkanya harus kena sanksi berat. Yang seperti ini jelas haram,” pungkasnya.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…