Modus Baru Prostitusi di Eks Dolly: Polisi Gerebek Rumah Warga dan Tangkap 4 Orang

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas gabungan perketat kawasan eks lokalisasi Dolly Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Petugas gabungan perketat kawasan eks lokalisasi Dolly Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Penutupan eks Lokalisasi Dolly ternyata tidak sepenuhnya memutus praktik prostitusi di kawasan tersebut. Polrestabes Surabaya menemukan pola baru yang lebih tersembunyi: memanfaatkan rumah warga dan kos-kosan sebagai tempat transaksi. Fakta ini terungkap setelah polisi menggerebek lokasi di Putat Jaya dan menangkap empat orang, Minggu dini hari, 16 November 2025.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, mengatakan empat orang yang diamankan terdiri dari dua perempuan yang diduga pekerja seks komersial berinisial LA dan DFA, serta dua pria berinisial H dan D yang berperan sebagai mucikari.

"Seluruh pelanggar kami bawa ke Mako Polrestabes Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Erika, Senin, 17 November 2025.

Menurut Erika, operasi digelar setelah polisi menerima laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan di Putat Jaya. Tim Tipiring Sat Samapta kemudian melakukan patroli dan penelusuran lapangan.

"Sekitar pukul 01.00 WIB, kami menuju Jalan Putat Jaya Timur III B dan menemukan indikasi kuat praktik prostitusi yang dijalankan secara sembunyi,” kata Erika.

Dugaan kuat menunjukkan bahwa para pelaku menggeser praktik prostitusi dari model lokalisasi ke modus rumah-rumah warga yang tampak seperti hunian biasa. Cara ini dinilai sengaja dilakukan untuk menyamarkan aktivitas dan menghindari razia aparat.

Keempat orang tersebut diduga melanggar Pasal 46, dan/atau Pasal 37 Perda Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2014 mengenai ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Erika menegaskan pihaknya akan terus memperketat patroli di Putat Jaya, mengingat kawasan ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat prostitusi terbesar di Asia Tenggara. "Kami pastikan praktik serupa tidak diberi ruang untuk tumbuh kembali di Surabaya,” tegas Erika.

Berita Terbaru

Kemen ESDM Lakukan Perluasan Akses Energi Bersih dan Hemat bagi Masyarakat

Kemen ESDM Lakukan Perluasan Akses Energi Bersih dan Hemat bagi Masyarakat

Jumat, 19 Jun 2026 22:40 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 22:40 WIB

Jurnas.net – Akses terhadap energi bersih kini semakin mudah dirasakan masyarakat Kabupaten Sleman. Melalui inovasi Compressed Natural Gas (CNG) Clustering atau…

Libur Sekolah, Pertamina Pertebal Stok Pertalite Hingga 18% di SPBU se-Jateng DIY

Libur Sekolah, Pertamina Pertebal Stok Pertalite Hingga 18% di SPBU se-Jateng DIY

Jumat, 19 Jun 2026 20:53 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:53 WIB

Jurnas.net - Pertamina Patra Niaga regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite berkisar 10-18% di seluruh SPBU di Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Y…

Warga Surabaya Gagal Daftar Haji Akibat Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN

Warga Surabaya Gagal Daftar Haji Akibat Listrik Padam, Ini Penjelasan PLN

Jumat, 19 Jun 2026 18:39 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:39 WIB

Jurnas.net – Pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah Surabaya dan sekitarnya kembali menuai keluhan masyarakat. Kali ini, gangguan pasokan l…

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Dokter Agung Luncurkan Program JUARA untuk Kawal Aspirasi Rakyat Jatim

Tegak Lurus AHY dan Emil Dardak, Dokter Agung Luncurkan Program JUARA untuk Kawal Aspirasi Rakyat Jatim

Jumat, 19 Jun 2026 15:24 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 15:24 WIB

Jurnas.net – Komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat diwujudkan melalui l…

Luhut: Perlinsos Digital Banyuwangi Mampu Tutup Celah Korupsi dan Data Fiktif Bansos

Luhut: Perlinsos Digital Banyuwangi Mampu Tutup Celah Korupsi dan Data Fiktif Bansos

Jumat, 19 Jun 2026 13:21 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 13:21 WIB

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tampil sebagai salah satu panelis dalam I…

Gus Lilur: Ketua Umum PBNU Harus Dukung Keberlanjutan Prabowo-Gibran Demi Persatuan Bangsa

Gus Lilur: Ketua Umum PBNU Harus Dukung Keberlanjutan Prabowo-Gibran Demi Persatuan Bangsa

Jumat, 19 Jun 2026 07:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 07:36 WIB

Jurnas.net – Menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, tokoh muda NU HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menyerukan agar forum tertinggi o…