Jurnas.net - MD KAHMI Sidoarjo bersiap memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) II yang digelar di Fave Hotel pada Minggu, 30 November 2025. Suksesi lima tahunan ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum lahirnya generasi pemimpin alumni HMI yang lebih muda, energik, dan siap membawa warna baru bagi pembangunan daerah.
Ketua Pelaksana Musda, Sulton Arif, mengatakan bahwa persiapan telah mencapai tahap final. Sekitar 120 peserta dari seluruh anggota KAHMI Sidoarjo dipastikan hadir untuk memberikan suara dan menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.
"Kami ingin Musda ini melahirkan kepengurusan baru yang solid, visioner, dan mampu berkolaborasi dengan seluruh elemen daerah. KAHMI harus selalu memberi kemaslahatan bagi umat dan masyarakat Sidoarjo,” kata Arif, Kamis, 27 November 2025.
Musda tahun ini menjadi sorotan karena semakin kuatnya dorongan regenerasi. Dari sekitar 10 nama yang masuk bursa calon Presidium, hanya akan tersisa 5 figur terbaik berdasarkan mekanisme pemilihan yang tertuang dalam tata tertib Musda. Panitia berharap kompetisi berjalan sehat, fair, dan membuka ruang bagi kader muda dengan gagasan segar.
Koordinator Presidium MD KAHMI Sidoarjo, Ahmad Riyadh Umar B, menegaskan bahwa Musda kali ini memiliki tiga target utama. Pertama, mendorong hadirnya pengurus muda dengan energi baru.
Kedua, menyatukan visi–misi organisasi agar tetap solid, dan ketiga menghasilkan kepengurusan yang berkomitmen pada kemaslahatan umat dan kemajuan daerah.
Selain memilih presidium, Musda juga menjadi forum strategis untuk merumuskan program dan arah kebijakan KAHMI. Setiap peserta diberi ruang menyampaikan aspirasi, ide, hingga evaluasi perjalanan organisasi agar KAHMI tetap relevan menghadapi tantangan zaman.
Dengan mengedepankan spirit kolaborasi dan keterbukaan, Musda II diharapkan melahirkan formasi kepengurusan yang tidak hanya adaptif, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat kontribusi KAHMI dalam pengawasan, pemberdayaan, dan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.
Editor : Risfil Athon