BTQ Wajib di Sekolah Negeri Berhasil: Bupati Gresik Pastikan Semua Siswa Bisa Mengaji

author Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat bersama para siswa. (Humas Pemkab Gresik)
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat bersama para siswa. (Humas Pemkab Gresik)

Jurnas.net - Upaya Pemerintah Kabupaten Gresik membangun pendidikan berkarakter religius mulai menunjukkan hasil konkret. Sejak kewajiban Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) ditetapkan sebagai muatan lokal pada 2022, kini seluruh siswa SD dan SMP negeri di Gresik sudah mampu membaca Al-Qur’an. Kebijakan ini menjadikan Gresik salah satu daerah yang paling progresif membangun karakter keagamaan sejak pendidikan dasar.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyampaikan hal tersebut dalam Peringatan Hari Guru Nasional. Ia menegaskan bahwa BTQ bukan hanya program pembelajaran, tetapi investasi nilai untuk masa depan generasi Gresik.

"Sejak 2022 saya instruksikan BTQ menjadi muatan lokal. Alhamdulillah hari ini tidak ada lagi anak SD dan SMP negeri di Gresik yang tidak bisa mengaji,” kata Yani, Jumat, 28 November 2025.

Yani juga menekankan pentingnya peran guru sebagai pilar utama dalam keberhasilan pendidikan karakter. "Muliakan gurumu. Mereka adalah pilar peradaban,” ujarnya.

Pemkab Gresik menunjukkan keberpihakan nyata terhadap guru di tengah penyesuaian TKD secara nasional. Hak-hak guru dijamin tetap aman, dan sebagai bentuk apresiasi, Bupati Yani memberikan hadiah umrah gratis bagi guru terpilih.

"Yang berkaitan dengan guru, Insyaallah tahun 2026 aman. Hak-hak guru akan terus menjadi prioritas,” tegasnya.

Dukungan ini juga ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Hariyanto, yang menyatakan bahwa Hari Guru Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat profesionalisme pendidik menuju Generasi Emas 2045.

Ia memaparkan sejumlah capaian strategis sektor pendidikan di Gresik, yakni 2.756 guru telah diangkat menjadi PPPK (2.086 tenaga PPPK + 670 PPPK paruh waktu), 3.206 guru PAUD non-sertifikasi menerima insentif dari pemerintah daerah.

Hampir Rp30 miliar dialokasikan untuk guru swasta, masing-masing Rp7,2 juta per tahun dicairkan langsung ke rekening penerima.

Peringatan Hari Guru Nasional di Gresik berlangsung meriah dengan nuansa religius dan kreativitas. Acara dibuka dengan Khotmil Qur’an dan kehadiran 1.000 siswa penghafal dari kelas tahfiz. Sebanyak 2.090 peserta turut memeriahkan kegiatan yang melibatkan guru, siswa, serta tenaga pendidik.

Pemkab Gresik juga memberikan Penghargaan Guru Berprestasi kepada para pendidik dengan kontribusi luar biasa dalam transformasi pembelajaran. Selain itu, Program Pendidikan Inklusi Hatiku Padamu mendapat apresiasi melalui penghargaan untuk Kecamatan Menganti, Bungah, dan Gresik.

Pemkab Gresik juga berfokus meningkatkan kualitas sekolah. Pada 2025 ditargetkan hanya tersisa 9 persen ruang kelas yang rusak—sekitar 760 ruang kelas—sementara 91 persen atau 8.324 ruang kelas sudah dalam kondisi baik. Perbaikan ini menunjukkan komitmen untuk menyediakan lingkungan belajar yang layak dan berkualitas.

Dengan penguatan pendidikan berkarakter, peningkatan kesejahteraan guru, dan modernisasi sarana sekolah, Gresik menegaskan diri sebagai salah satu daerah yang paling siap menuju Generasi Emas 2045.

Berita Terbaru

PLN Tanamkan Literasi Listrik dan Motivasi Masa Depan di SMAN 1 Probolinggo

PLN Tanamkan Literasi Listrik dan Motivasi Masa Depan di SMAN 1 Probolinggo

Kamis, 29 Jan 2026 13:36 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Program PLN Mengajar kembali hadir, kali ini menyapa siswa SMA Negeri 1 Probolinggo. Lebih dari sekadar agenda berbagi ilmu, kegiatan yang digelar…

Big Bad Wolf Indonesia Dibuka dari Surabaya, BBW 2026 Tandai Satu Dekade Gerakan Literasi Indonesia

Big Bad Wolf Indonesia Dibuka dari Surabaya, BBW 2026 Tandai Satu Dekade Gerakan Literasi Indonesia

Kamis, 29 Jan 2026 11:32 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 11:32 WIB

Jurnas.net - Big Bad Wolf Books (BBW), bazar buku internasional terbesar di dunia, resmi membuka rangkaian BBW Indonesia 2026 di Surabaya, mulai 29 Januari…

BPBD Jatim Perkuat Ketangguhan Bencana dari Rumah, Libatkan 52 Organisasi Perempuan

BPBD Jatim Perkuat Ketangguhan Bencana dari Rumah, Libatkan 52 Organisasi Perempuan

Kamis, 29 Jan 2026 09:18 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 09:18 WIB

Jurnas.net - Di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mulai…

Bupati Ipuk Libatkan ASN Pantau Kemiskinan, Program Berbagi Dorong Penurunan Angka Miskin

Bupati Ipuk Libatkan ASN Pantau Kemiskinan, Program Berbagi Dorong Penurunan Angka Miskin

Kamis, 29 Jan 2026 08:29 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 08:29 WIB

Jurnas.net - Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Namun lebih dari sekadar penyaluran sembako, program bulanan ini menjelma menjadi instrumen…

Surabaya Perkuat Penegakan Hukum Lewat Satgas Anti Premanisme dan Mafia Tanah

Surabaya Perkuat Penegakan Hukum Lewat Satgas Anti Premanisme dan Mafia Tanah

Kamis, 29 Jan 2026 07:09 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 07:09 WIB

Jurnas.net - Kota Surabaya telah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah sebagai langkah menjaga keamanan serta kepastian…

Jelang Ramadan, Khofifah Gelar Pasar Murah untuk Jaga Harga Sembako Tetap Stabil

Jelang Ramadan, Khofifah Gelar Pasar Murah untuk Jaga Harga Sembako Tetap Stabil

Kamis, 29 Jan 2026 06:32 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 06:32 WIB

Jurnas.net - Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memilih strategi yang tak lazim namun efektif:…