Sakit Hati, Terdakwa Pembunuhan Mahasiswi Ubaya Didakwa Pembunuhan Berencana

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang dakwaan perkara pembunuhan mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya) Angeline Natali. (Dok: Jurnas.net)
Sidang dakwaan perkara pembunuhan mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya) Angeline Natali. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Rochmad Bagus Apriyana alias Roy, terdakwa pembunuhan mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya) Angeline Natalia menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis, 26 Oktober 2023. Dalam dakwaannya, Roy dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Terdakwa Rochmad Bagus melakukan tindak pembunuhan setelah korban sempat menghina anak terdakwa yang membuat terdakwa emosi. Sehingga terjadilah pembunuhan terhadap korban," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Suparlan, membacakan dakwaan terdakwa.

Parlan, demikian ia disapa, menyebut terdakwa Roy membunuh korban Angeline dengan cara membanting korban. Kemudian terdakwa mencekik leher korban dengan tali hingga tewas.

Setelah itu, terdakwa kembali membekap wajah korban dengan bantal, guna memastikan korban telah meninggal. Lalu terdakwa mengambil koper dari rumah mertuanya dan memasukkan jenazah korban ke dalam koper.

"Namun sebelum korban dimasukkan ke koper, terdakwa sempat melilitkan jenazah dengan bubble warp agar bau busuk jenazah korban tak tercium," ujarnya.

Kemudian terdakwa meminta bantuan adik iparnya untuk mengantarkannya ke daerah cangar Kabupaten Mojokerto, dengan menggunakan mobil korban. Sesampainya di lokasi, terdakwa meminta berhenti lalu menurunkan koper yang berisikan korban. "Oleh terdakwa koper tersebut langsung dibuang dijurang yang ada di Cangar," katanya.

Tidak beberapa lama terdakwa berhenti dan membuang beberapa barang milik korban. Selain itu, terdakwa membuang tali yang digunakan untuk menjerat korban hingga tewas. "Oleh terdakwa mobil korban langsung digadaikan dengan harga Rp25 juta," ujarnya.

Jenazah korban ditemukan oleh polisi dan diketahui jika jenazah yang ditemukan di jurang Cangar merupakan korban. Hasil otopsi korban tewas karena kehabisan oksigen. "Dari sana terdakwa ditangkap polisi," katanya.

Usai pembacaan dakwaan itu, Hakim ketua I Ketut Kimiarsa mengatakan kepada terdakwa menerima dakwaan JPU. "Apa kamu menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum," kata Ketut.

"Saya menerima dan langsung pada keterangan saksi yang mulia," jawab terdakwa Roy. (Mal)

Berita Terbaru

Jembatan Gantung Jadi Solusi Akses Sekolah Anak Pedalaman Kolaka Timur Sulteng

Jembatan Gantung Jadi Solusi Akses Sekolah Anak Pedalaman Kolaka Timur Sulteng

Senin, 15 Des 2025 20:23 WIB

Senin, 15 Des 2025 20:23 WIB

Jurnas.net - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadikan pembangunan jembatan gantung sebagai prioritas lanjutan pascapelaksanaan program TNI Manunggal…

TNI Kebut Perbaikan 35 Jembatan Pascabencana di Sumatra, Akses Bireuen - Bener Meriah Mulai Terhubung

TNI Kebut Perbaikan 35 Jembatan Pascabencana di Sumatra, Akses Bireuen - Bener Meriah Mulai Terhubung

Senin, 15 Des 2025 20:07 WIB

Senin, 15 Des 2025 20:07 WIB

Jurnas.net - Upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra menunjukkan progres signifikan. TNI bersama relawan dan Kementerian Pekerjaan Umum…

Surabaya Siapkan Kerja Sosial Nyata, Restorative Justice Tetap Ada Sanksi Mulai 2026

Surabaya Siapkan Kerja Sosial Nyata, Restorative Justice Tetap Ada Sanksi Mulai 2026

Senin, 15 Des 2025 19:15 WIB

Senin, 15 Des 2025 19:15 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan langkah konkret penerapan pidana sanksi sosial sebagai bagian dari mekanisme restorative…

BPBD Jatim Pasang Alat EWS untuk Deteksi Dini Bencana di Enam Daerah Rawan Banjir dan Longsor

BPBD Jatim Pasang Alat EWS untuk Deteksi Dini Bencana di Enam Daerah Rawan Banjir dan Longsor

Senin, 15 Des 2025 18:37 WIB

Senin, 15 Des 2025 18:37 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggeser strategi penanggulangan bencana dari pola reaktif menjadi deteksi dini berbasis teknologi.…

Banyuwangi Siap Jadi Pelopor Hukuman Kerja Sosial, Ipuk Dorong Pemidanaan Berbasis Pembinaan

Banyuwangi Siap Jadi Pelopor Hukuman Kerja Sosial, Ipuk Dorong Pemidanaan Berbasis Pembinaan

Senin, 15 Des 2025 18:19 WIB

Senin, 15 Des 2025 18:19 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengambil langkah progresif dalam reformasi sistem pemidanaan nasional. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani…

PC Ansor Kota Jambi Gelar PKD, Diikuti Puluhan Peserta

PC Ansor Kota Jambi Gelar PKD, Diikuti Puluhan Peserta

Senin, 15 Des 2025 17:00 WIB

Senin, 15 Des 2025 17:00 WIB

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Jambi menggelar kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ke XI…