Banyuwangi Jadi Laboratorium Riset Nasional, Ratusan Periset Rumuskan Arah Baru Geopark Ijen

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam Festival Taman Bumi (Geopark) di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam Festival Taman Bumi (Geopark) di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Kabupaten Banyuwangi mendadak menjadi pusat diskusi ilmiah nasional setelah ratusan peneliti dan pengelola geopark dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dalam Festival Taman Bumi (Geopark) di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan. Tidak seperti kegiatan seremonial pada umumnya, forum ini menghadirkan dimensi yang lebih mendalam: menjadikan Geopark Ijen sebagai laboratorium riset dan pusat inovasi pengelolaan geopark Indonesia.

Momentum ini dinilai strategis, bukan hanya untuk memperkuat Geopark Ijen menjelang Revalidasi UNESCO Global Geopark 2026, namun juga sebagai ruang menyatukan temuan riset lintas kampus, sesuatu yang selama ini jarang diintegrasikan dalam kebijakan pengelolaan geopark di Indonesia.

Para peneliti dari Universitas Negeri Malang, Universitas Jember, Universitas Bakrie, hingga Institut Teknologi Bandung, seperti Dr. Purwanto, Prof. Hari Sulistyowati, Eli Jamilah Miharja, Ph.D, dan Dr. Andy Yahya Al Hakim, memaparkan riset terbaru yang mereka lakukan di Kawasan Ijen. Dari pemetaan kerawanan erosi, dinamika vulkanik, perubahan sosial ekonomi, hingga tantangan geowisata berkelanjutan.

Paparan tersebut memberi gambaran bahwa Ijen bukan hanya destinasi wisata, tetapi ruang belajar raksasa yang menyimpan data penting untuk pengembangan geopark di seluruh Indonesia.

“Pendekatan berbasis riset seperti ini yang sering hilang dalam pengelolaan geopark. Ijen sudah menjadi model,” kata salah satu peneliti, Jumat, 12 Desember 2025.

Festival ini dihadiri para pemangku kebijakan, mahasiswa, pengelola taman bumi dari berbagai daerah, hingga perwakilan Raja Ampat UNESCO Global Geopark, yang secara khusus mempelajari praktik terbaik edukasi kebumian di Ijen.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa forum ini merupakan upaya memperkuat fondasi ilmiah dan sosial dalam pengembangan geopark.

“Revalidasi UNESCO bukan sekadar menjaga status, tetapi memastikan geopark benar-benar memberi manfaat dan menjadi ruang hidup masyarakat, ruang konservasi, dan ruang edukasi,” kata Ipuk.

Ipuk memaparkan sejumlah program yang telah berjalan, seperti reboisasi dan pemulihan kawasan rawan erosi, kolaborasi konservasi dengan TN Alas Purwo dan Balai KSDA, dan literasi kebumian di sekolah-sekolah.

Kemudian promosi geopark melalui event berbasis nama Ijen, Tour de Banyuwangi Ijen, Ijen Trail Run, dan festival lainnya. Upaya ini, lanjut Ipuk, penting untuk memastikan geopark tidak berhenti pada label internasional.

“Kami ingin geopark hadir dalam keseharian masyarakat: sebagai inspirasi pendidikan, peluang ekonomi, sekaligus pengingat bahwa alam harus dijaga bersama,” ujarnya.

Karena kawasan Geopark Ijen berada di dua wilayah, kerja sama antara Banyuwangi dan Bondowoso kembali diperkuat dalam festival ini. "Kita tidak bicara lagi batas geografis. Yang penting adalah bagaimana masyarakat di dua daerah ini merasakan manfaat dari pengelolaan geopark yang berkelanjutan,” jelas Ipuk.

Perwakilan pengelola Raja Ampat UGG, Ana Rohma Septiana, menyatakan bahwa pola edukasi kebumian Ijen telah menjadi rujukan bagi mereka. "Edukasi ke sekolah dan masyarakat menjadi kekuatan Ijen Geopark. Ini yang kami tiru di Raja Ampat,” tandasnya.

Selain diskusi, festival ini juga menampilkan pameran kontribusi perguruan tinggi terhadap Ijen Geopark, program pengembangan kapasitas pemuda, dan edukasi lapangan. Kegiatan ini dirancang untuk memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai penjaga keberlanjutan geopark.

Dengan pendekatan berbasis riset, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat, Festival Taman Bumi 2025 mempertegas posisi Ijen sebagai salah satu geopark paling siap dan paling progresif di Indonesia.

Berita Terbaru

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim Prioritaskan Keamanan Ibadah dan Kamtibmas

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:36 WIB

Jurnas.net - Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…