Jurnas.net - Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kota Malang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu, 14 Desember 2025. Forum ini menjadi momentum strategis bagi Golkar Kota Malang untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang solid dan inklusif.
Musda dihadiri jajaran elite DPD Partai Golkar Jawa Timur, di antaranya Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi, Sekretaris DPD Golkar Jatim Blegur Prijanggono, serta Bendahara DPD Golkar Jatim Eko Wahyudi. Hadir pula Ketua Fraksi Golkar DPRD Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika, Ketua Harian DPD Golkar Jatim Adi Wibowo, dan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah V Sumardi.
Dari internal Kota Malang, seluruh pengurus pleno DPD Golkar Kota Malang hadir lengkap bersama pimpinan kecamatan se-Kota Malang serta anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Malang. Kehadiran menyeluruh struktur ini mencerminkan kesiapan organisasi dalam menyongsong kepemimpinan baru hasil Musda.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Malang, Pranaya Yudha Mahardika, dalam laporan pertanggungjawaban organisasi menegaskan bahwa Musda XI merupakan hasil dari proses panjang penataan dan penguatan internal partai.
“Perjalanan menuju Musda ini adalah amanah. Kami berupaya memastikan roda organisasi tetap berjalan, solid, dan siap bermusyawarah,” kata Pranaya.
Selama masa tugasnya, DPD Golkar Kota Malang aktif menggelar berbagai kegiatan kepartaian dan sosial. Mulai dari rangkaian peringatan HUT Partai Golkar ke-61, kegiatan ziarah, hingga bakti sosial yang dilaksanakan di berbagai titik di Kota Malang sebagai bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.
Selain itu, konsolidasi organisasi dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat kecamatan. Audit organisasi turut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan struktur, administrasi, serta loyalitas kader menjelang pergantian kepemimpinan.
Pranaya juga mengungkapkan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua DPD Golkar Kota Malang telah dibuka dan mendapat respons tinggi dari kader. Dalam waktu pendaftaran yang relatif singkat, antusiasme kader dinilai cukup mengejutkan.
“Pendaftaran hanya dibuka selama tiga jam, dan tercatat ada tiga kader yang mendaftar sebagai bakal calon ketua,” ungkapnya.
Ketiga calon yang mendaftar, yakni Joko Prihatin, Nugroho dan Anton. Menurut Pranaya, hal tersebut menunjukkan dinamika politik internal yang hidup sekaligus menandakan semangat kader untuk berkontribusi lebih besar bagi partai.
Ia berharap seluruh proses Musda berjalan optimal dan menghasilkan pemimpin yang mampu menyatukan kekuatan Golkar di Kota Malang. "Siapa pun yang terpilih nanti, harus mampu merangkul seluruh elemen. Tujuan kita satu, membesarkan Partai Golkar di Kota Malang,” tandasnya.
Editor : Andi Setiawan