Pimpin Golkar Kota Malang, Joko Prihatin Target Delapan Kursi di Pemilu 2029

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Golkar Kota Malang terpilih, Joko Prihatin, menyampaikan sambutan. (Insani/Jurnas.net)
Ketua DPD Golkar Kota Malang terpilih, Joko Prihatin, menyampaikan sambutan. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Joko Prihatin resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Golkar Kota Malang yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Minggu, 14 Desember 2025. Terpilihnya Joko menandai babak baru kepemimpinan Golkar Kota Malang setelah melalui proses Musda yang panjang dan dinamis.

Dalam Musda tersebut, Joko Prihatin menjadi satu-satunya kandidat yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan pencalonan. Ia meraih dukungan 50 persen suara peserta Musda dan secara resmi ditetapkan sebagai ketua terpilih. Prosesi penetapan berlangsung khidmat dan penuh nuansa simbolik.

Sekretaris Tim Musda, Yani Baehaqi, secara resmi menyerahkan pataka Partai Golkar kepada Joko Prihatin. Penyerahan panji kebesaran partai itu disambut tepuk tangan seluruh peserta Musda sebagai simbol amanah dan tanggung jawab kepemimpinan.

“Dengan mengucapkan bismillah, saya terima panji ini dan siap mengibarkannya di seluruh penjuru Kota Malang,” kata Joko, dalam sambutannya.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Joko menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta menjaga proses Musda tetap berjalan dalam koridor organisasi. Ia menyebut Musda XI sebagai momen penting sekaligus bersejarah bagi Golkar Kota Malang.

“Ada rasa bangga, tetapi juga duka. Golkar kembali kita tanam ke tanah agar benih dan akarnya tumbuh kuat,” ujarnya.

Ketua DPD Golkar Kota Malang terpilih, Joko Prihatin. (Insani/Jurnas.net)Ketua DPD Golkar Kota Malang terpilih, Joko Prihatin. (Insani/Jurnas.net)

Menurut Joko, dinamika yang mewarnai proses Musda justru menjadi bukti bahwa Golkar tetap hidup dan memiliki energi politik. Ia berkomitmen membangun Golkar Kota Malang yang lebih dinamis, adaptif, dan terus berkembang.

Salah satu target utama yang dicanangkannya adalah meningkatkan perolehan kursi Golkar pada Pemilu 2029. "Insya Allah ke depan kita bisa menambah minimal dua kursi dan menaikkan perolehan suara,” ujar Joko.

Tak hanya fokus pada elektoral, Joko juga menekankan pentingnya kontribusi Golkar dalam pembangunan daerah. Ia berharap Golkar Kota Malang dapat menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Kota Malang yang maju, berkembang, dan berkelanjutan.

Ia juga menyinggung panjangnya proses Musda yang telah berlangsung sejak Maret hingga Desember 2025. Menurutnya, proses tersebut menjadi pelajaran penting tentang kesabaran, kebersamaan, dan keikhlasan dalam berorganisasi.

“Kita kembalikan Golkar Kota Malang kepada Allah SWT agar ke depan lebih maju, bangkit, dan berkembang,” tuturnya.

Joko menegaskan bahwa Musda Golkar Kota Malang menjadi salah satu Musda yang paling dinantikan di Jawa Timur. Ia berjanji akan mewujudkan harapan para pengurus dan Fraksi Golkar DPRD Kota Malang melalui kerja kolektif dan kepemimpinan yang inklusif.

“Kami akan membawa Golkar Kota Malang menjadi lebih baik, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi Jawa Timur,” pungkasnya.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…