Surabaya Pecahkan Rekor MURI, Ribuan Inovasi Lahir dari Warga hingga Pelajar

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya. M. Fikser. (Humas Pemkot Surabaya)
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya. M. Fikser. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Inovasi di Kota Surabaya tak lagi lahir eksklusif dari ruang birokrasi atau laboratorium kampus. Ia tumbuh dari gang-gang permukiman, ruang kelas sekolah, hingga forum warga di tingkat RT/RW. Inilah yang mengantarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Kota dengan Inovasi Terbanyak dalam Satu Tahun”.

Rekor tersebut diumumkan dalam Puncak Penganugerahan dan Pameran Inovasi Suroboyo (Inovboyo) 2025 di Balai Pemuda, setelah Surabaya mencatatkan 1.214 inovasi dalam kurun waktu satu tahun. Capaian ini sekaligus menegaskan Surabaya sebagai barometer inovasi perkotaan nasional.

Tak hanya itu, Kota Pahlawan juga kembali mengunci peringkat pertama Kota Terinovatif se-Indonesia dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 10 Desember lalu.

Mengusung tema “Inovasi untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur dan Mitigasi Bencana”, Inovboyo 2025 menampilkan pendekatan berbeda: inovasi tidak lagi berhenti pada respons darurat, tetapi diarahkan pada pencegahan bencana dan ketahanan kota, terutama menghadapi cuaca ekstrem.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menilai Surabaya telah melampaui pola kerja konvensional pemerintah daerah.

“Surabaya tidak menunggu bencana datang. Inovasi yang dikembangkan sudah masuk tahap preventif, seperti pengelolaan sampah untuk menekan risiko banjir. Bahkan, 10 unit inovasi karya anak muda Surabaya telah dikirim ke Aceh untuk membantu penanganan bencana,” kata Yusharto, Kamis, 18 Desember 2025.

Yang membedakan Surabaya, menurut Yusharto, adalah regenerasi inovator yang berjalan sistematis. Keterlibatan pelajar SD hingga SMA dalam menciptakan solusi berbasis teknologi menjadi fondasi kuat keberlanjutan inovasi kota.

“Ini bukti bahwa inovasi di Surabaya bukan insidental, tetapi dibudayakan sejak dini,” tambahnya.

Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Fikser menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada piala dan piagam penghargaan.

“Inovasi harus memangkas birokrasi, menyelesaikan persoalan banjir, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Piala ini bukan garis akhir, tapi titik awal. Tantangan terbesarnya adalah implementasi,” tegas Fikser.

Sementara itu, Kepala Bappendalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, membeberkan bahwa dari total 1.214 inovasi, sebanyak 355 berasal dari perangkat daerah, sementara 859 lainnya lahir dari masyarakat, perguruan tinggi, komunitas, hingga tingkat RT/RW.

“Ini menunjukkan bahwa budaya problem solving telah menjadi identitas sosial warga Surabaya,” ujarnya.

Untuk memastikan inovasi tidak berhenti sebagai prototipe, Pemkot Surabaya menerapkan skema strategic matchmaking—menghubungkan para inovator dengan sektor swasta melalui program CSR. Skema ini memungkinkan inovasi diproduksi massal sekaligus memberi nilai ekonomi bagi penciptanya.

“Ini bagian dari konsistensi kami membangun peradaban kota berbasis riset, teknologi, dan solusi nyata,” pungkas Irvan.

Berita Terbaru

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Dishub Surabaya Tegaskan Legalitas, 500 Juru Parkir Belum Perpanjang KTA 2026

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:07 WIB

Jurnas.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengimbau ratusan juru parkir (jukir) agar segera melakukan validasi dan perpanjangan Kartu Tanda Anggota…

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Surabaya Jadi Kota Andalan HONOR, Experience Store Pertama di Luar Jabodetabek Resmi Dibuka

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 17:45 WIB

Jurnas.net - HONOR resmi membuka HONOR Experience Store pertama di Surabaya yang berlokasi di Surabaya, Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran gerai ini bukan…

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Live TikTok di Ruang Kerja, Anggota Polres Sampang Terancam Sanksi Etik

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 15:44 WIB

Jurnas.net - Era media sosial menghadirkan tantangan baru bagi institusi penegak hukum. Di tengah tuntutan keterbukaan dan citra publik, Polres Sampang…

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Reformasi Polri, Hukum Berkeadilan Jadi Prioritas

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 12:41 WIB

Jurnas.net - Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan komitmen penuh Polda Jawa Timur dalam mendukung Reformasi Polri yang berorientasi pada…

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jatim Jadi Benteng Nasional PMK, Khofifah Gelontorkan 453 Ribu Dosis Vaksin

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 11:10 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons tren peningkatan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai terdeteksi di awal 2026.…

Tiga Gedung Cagar Budaya Lenyap, Pemkab Gresik Dituding Tutup Mata 

Tiga Gedung Cagar Budaya Lenyap, Pemkab Gresik Dituding Tutup Mata 

Jumat, 30 Jan 2026 10:22 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 10:22 WIB

Jurnas.net - Penghancuran bangunan cagar budaya di kawasan belakang Kantor Pos Gresik Pelabuhan kian memantik kemarahan warga. Tak hanya satu, tiga gedung…