Gubernur Jatim Khofifah Kirim Tim Medis Spesialis untuk Tangani Warga Terdampak Banjir Aceh

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim kesehatan doktee spesialis dari Jawa Timur dikirim ke Aceh. (Humas Pemprov Jatim)
Tim kesehatan doktee spesialis dari Jawa Timur dikirim ke Aceh. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hanya mengirim bantuan darurat pascabencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak. Melalui pengiriman dokter spesialis dan tenaga kesehatan lintas keahlian, ribuan warga mendapat penanganan medis menyeluruh selama masa pemulihan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa misi kemanusiaan tersebut dirancang untuk menjawab persoalan kesehatan yang muncul setelah banjir, bukan sekadar penanganan sesaat.

“Pelayanan kesehatan ini adalah mandat kemanusiaan. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Pidie Jaya mendapatkan layanan medis yang berkualitas setelah bencana. Kehadiran dokter spesialis hingga psikolog klinis adalah bentuk kepedulian masyarakat Jawa Timur agar pemulihan berjalan sesuai kebutuhan aktual di lapangan,” kata Khofifah, Minggu, 21 Desember 2025.

Berdasarkan laporan kegiatan periode 9–19 Desember 2025, tim kesehatan Pemprov Jatim melakukan pelayanan di lima titik strategis, yakni Blang Awe, Gampong Seunong, Meuranah Balek, Gampong Buangan, dan Daya Husen. Selama sepuluh hari bertugas, sebanyak 1.090 warga tercatat menerima layanan kesehatan.

Mayoritas pasien berasal dari kelompok usia dewasa sebanyak 547 orang dan lansia 283 orang. Sementara sisanya merupakan anak-anak, remaja, balita, hingga bayi. Penyakit yang paling banyak ditangani mencerminkan dampak khas pascabencana banjir, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebanyak 431 kasus, myalgia 236 kasus, hipertensi 214 kasus, urtikaria 114 kasus, serta gangguan pencernaan (dyspepsia) 111 kasus.

Tim kesehatan asal Jawa Timur memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana Aceh. (Humas Pemprov Jatim)Tim kesehatan asal Jawa Timur memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana Aceh. (Humas Pemprov Jatim)

Khofifah menyebutkan, total 43 personel relawan kesehatan diterjunkan dalam misi ini. Sebanyak 31 personel telah menyelesaikan tugas pada gelombang awal, dan akan dilanjutkan oleh 12 personel gelombang keempat yang dijadwalkan bertugas pada 22–30 Desember 2025.

“Tim kesehatan ini merupakan kolaborasi lintas keahlian yang dirancang khusus untuk penanganan penyakit pascabencana banjir,” jelasnya.

Tim tersebut terdiri dari dokter spesialis anak, penyakit dalam, kulit dan kelamin, serta emergency medicine, yang didukung dokter umum, perawat, apoteker, psikolog klinis, sanitarian, dan tim krisis kesehatan. Komposisi ini memungkinkan penanganan dilakukan secara terpadu, mulai dari pengobatan fisik hingga pemulihan kesehatan mental warga.

Khofifah menegaskan, misi kemanusiaan ini mencerminkan ikatan emosional yang kuat antara masyarakat Jawa Timur dan Aceh. “Semua ini adalah tanda bahwa kita bersaudara. Kami ingin hadir untuk meringankan beban dan membantu pemulihan saudara-saudara kami di Aceh,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…