Mudik Lebaran Berbarengan Nyepi, Pemprov Jatim Antisipasi Kepadatan Jalur Ketapang-Bali

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk terpantau dari udara. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk terpantau dari udara. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi tantangan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Di mana tahun ini beririsan dengan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 19 Maret 2026.

Irisan dua momentum besar tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, khususnya di jalur penyeberangan menuju Bali. Saat Nyepi berlangsung, seluruh aktivitas di Pulau Bali dihentikan sementara, termasuk akses keluar masuk pulau.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kondisi tersebut harus diantisipasi secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan karena bertepatan dengan periode puncak arus mudik Lebaran.

Kata dia, potensi kepadatan diperkirakan terjadi di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, yang selama ini menjadi pintu utama penyeberangan menuju Bali.

“Momentum ini harus menjadi perhatian bersama karena pada saat Nyepi pemudik tidak dapat menuju atau meninggalkan Pulau Bali,” kata Khofifah, Rabu, 11 Maret 2026. 

Untuk mengurangi potensi penumpukan kendaraan, Pemprov Jatim melakukan penguatan infrastruktur di Pelabuhan Jangkar di Situbondo. Pelabuhan tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif penyeberangan yang diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Ketapang saat musim mudik Lebaran maupun periode libur panjang lainnya.

Menurut Khofifah, pengembangan kapasitas dermaga di Pelabuhan Jangkar merupakan bagian dari strategi jangka menengah untuk memperkuat konektivitas transportasi laut di wilayah tapal kuda Jawa Timur. “Harapannya mampu mengurai kepadatan di Pelabuhan Ketapang sehingga arus penyeberangan menjadi lebih lancar, terutama saat periode peak season seperti mudik Lebaran,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyiagakan ribuan tenaga kesehatan yang terdiri dari 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional, dan 2.852 pengemudi ambulans. "Kami juga akan mengoptimalkan layanan Public Safety Center (PSC) 119, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan darurat selama perjalanan mudik," ujarnya.

Pemprov Jatim, kata dia, juga menggandeng sejumlah lembaga strategis untuk memastikan kelancaran mudik, di antaranya BMKG, PVMBG, Pertamina, serta Jasa Raharja. Koordinasi tersebut mencakup penyediaan informasi cuaca, pemantauan potensi aktivitas Gunung Semeru, hingga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat selama masa mudik.

Khofifah menegaskan seluruh pelayanan selama arus mudik harus dilakukan secara humanis, responsif, dan profesional agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman selama perjalanan pulang kampung. “Saya berharap seluruh jajaran mempersiapkan langkah-langkah strategis secara matang sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…