Digitalisasi Adminduk Surabaya: Layanan di MPP Siola Beralih dari Antrean ke Aplikasi KNG

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Layanan Adninduk di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Layanan Adninduk di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Transformasi layanan administrasi kependudukan (adminduk) di Surabaya tidak hanya memangkas antrean panjang masyarakat, tetapi juga mengubah fungsi Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola. Jika sebelumnya MPP identik dengan kerumunan pemohon dokumen kependudukan, kini tempat tersebut lebih difungsikan sebagai pusat konsultasi dan penanganan kasus khusus setelah layanan massal dialihkan ke kanal digital.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, mengungkapkan optimalisasi aplikasi Klampid New Generation (KNG) membuat sebagian besar pengurusan adminduk berpindah ke layanan online dan tingkat kelurahan.

“Dulu pelayanan adminduk di MPP Siola bisa sampai 3.000 pemohon per hari. Sekarang maksimal sekitar 400 pemohon. Karena pelayanan adminduk sebenarnya sudah dilakukan secara online,” kata Eddy, Jumat, 9 Januari 2026.

Menurut Eddy, MPP Siola memang menaungi berbagai layanan lintas instansi—perpajakan, kejaksaan, kepolisian, dan lainnya. Namun layanan adminduk selama ini menjadi magnet utama masyarakat. Kini kondisinya berbeda: volume pemohon turun, kualitas layanan meningkat karena warga didorong mengurus sendiri melalui KNG.

Hampir seluruh layanan adminduk kini bisa diselesaikan tanpa datang ke MPP, di antaranya 
pencetakan KTP, perubahan biodata, akta kelahiran dan akta kematian, serta pindah domisili.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menunjukkan aplikasi KNG layanan adminduk. (Humas Pemkot Surabaya)Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menunjukkan aplikasi KNG layanan adminduk. (Humas Pemkot Surabaya)

Eddy menjelaskan, kasus yang datang ke MPP Siola saat ini umumnya bukan layanan rutin, melainkan persoalan yang memerlukan verifikasi lebih dalam, seperti perbedaan data antar dokumen, pengurusan dokumen WNA yang membutuhkan KITAS, kasus administrasi yang tidak bisa diselesaikan di tingkat kelurahan.

“Kalau memang tidak terpecahkan di kelurahan, baru diajukan di Siola untuk kami lakukan screening,” ujarnya.

Meski digitalisasi dipercepat, tidak semua layanan bisa dilakukan secara online. Untuk penggantian foto dan tanda tangan KTP, pemohon wajib hadir langsung guna memastikan keabsahan identitas. “Kami harus memastikan yang mengurus benar-benar yang bersangkutan,” tegas Eddy.

Dispendukcapil saat ini menyiapkan tiga loket konsultasi khusus di MPP Siola untuk menangani aduan dan permasalahan spesifik. Pemkot kembali mengimbau warga agar memaksimalkan aplikasi KNG dan pelayanan kelurahan sehingga MPP benar-benar menjadi tempat penyelesaian kasus, bukan lagi pusat antrean.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…