Pemkot Surabaya Pastikan Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun, Target Awal 2027 Rampung

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau pembongkaran bangunan bekas rumah warga di kawasan Taman Pelangi. (Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau pembongkaran bangunan bekas rumah warga di kawasan Taman Pelangi. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Kawasan Taman Pelangi bersiap memasuki babak baru. Setelah seluruh proses pembebasan lahan rampung, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pembangunan flyover Taman Pelangi segera dimulai. Seluruh warga yang sebelumnya bermukim di Kampung Taman Pelangi telah menerima ganti rugi melalui mekanisme konsinyasi, menandai berakhirnya fase sosial dan dimulainya fase konstruksi infrastruktur strategis kota.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung pembongkaran bangunan bekas rumah warga di kawasan tersebut, Kamis, 15 Januari 2026. Ia memastikan perataan bangunan ditargetkan rampung maksimal dua hari guna mempercepat tahapan teknis pembangunan.

“Alhamdulillah seluruh bangunan sudah dikonsinyasi dan warga telah menerima haknya. Hari ini kita tuntaskan pembongkaran agar proses pembangunan bisa segera berjalan,” kata Eri.

Flyover Taman Pelangi akan dibangun secara multiyears pada 2026–2027 dengan nilai proyek sekitar Rp350–400 miliar dan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Proyek ini menjadi salah satu infrastruktur kunci untuk mengurai kemacetan kronis di Surabaya selatan.
Namun, menurut Eri, flyover ini tidak hanya dirancang sebagai solusi lalu lintas. Kawasan Taman Pelangi juga merupakan titik temu sejumlah saluran air, sehingga kerap menjadi simpul banjir.

“Di sini itu simpul kemacetan sekaligus simpul banjir. Dengan pembongkaran ini, kita bisa membenahi dua masalah sekaligus,” jelasnya.

Pemkot Surabaya akan memanfaatkan ruang yang kini terbuka untuk melebarkan dan menyambungkan saluran drainase yang sebelumnya terputus dan menyempit. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) telah diinstruksikan menyesuaikan kapasitas saluran agar aliran air lebih lancar.

“Salurannya selama ini tidak loose, putus dan patah. Maka kami minta diperbesar agar aliran air bisa lancar dan tidak menumpuk di titik ini,” tegas Eri.

Ia menambahkan, optimalisasi drainase dan rumah pompa juga akan dilakukan di kawasan Surabaya selatan untuk mengatur ulang aliran air dari Ketintang Baru, Wonocolo, hingga Kebon Agung agar tidak terkonsentrasi di Taman Pelangi.

Terkait progres pembangunan, Pemkot telah melaporkan kondisi lapangan kepada Kementerian PU. Dengan lahan yang sudah bersih, proses survei teknis dan pelelangan diharapkan bisa dipercepat. “Targetnya di akhir triwulan pertama atau awal triwulan kedua sudah mulai pekerjaan fisik flyover,” ujarnya.

Desain flyover sendiri telah dibahas bersama Kementerian PU sejak tahun lalu. Flyover ini direncanakan memiliki dua hingga dua setengah lajur dan ditargetkan rampung pada awal 2027.
“Begitu DED selesai, langsung lelang dan pekerjaan. Harapannya, awal 2027 flyover ini sudah bisa digunakan warga,” katanya.

Eri menegaskan percepatan pembangunan di Taman Pelangi menjadi prioritas Pemkot Surabaya, mengingat kawasan ini merupakan salah satu titik kemacetan terparah di kota. “Yang terpenting, simpul paling padat ini bisa segera diurai. Bukan hanya lancar lalu lintasnya, tapi juga aman dari banjir,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Amankan Jaringan Listrik Saat Festival Layang-layang, PLN UIT JBM Siagakan Personel di Surabaya

Amankan Jaringan Listrik Saat Festival Layang-layang, PLN UIT JBM Siagakan Personel di Surabaya

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Jurnas.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengambil langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat s…

Gesah Bareng Bupati Banyuwangi, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Sorotan

Gesah Bareng Bupati Banyuwangi, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Sorotan

Kamis, 03 Sep 2026 14:09 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:09 WIB

Jurnas.net — Persoalan pendidikan di Banyuwangi tidak hanya berhenti pada akses masuk sekolah dan proses belajar mengajar. Masa depan siswa setelah lulus, t…

Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik dari 7,1 Persen Jadi 12,5 Persen, Ini Faktornya

Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik dari 7,1 Persen Jadi 12,5 Persen, Ini Faktornya

Kamis, 03 Sep 2026 13:31 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 13:31 WIB

Jurnas.net — Partai Demokrat menunjukkan tren peningkatan elektoral di Jawa Timur dalam setahun terakhir. Berdasarkan survei Accurate Research Consulting I…

Hampir 12.000 Kedai Kopi di Surabaya-Sidoarjo, Riset YAGITU Soroti Konsumsi Gula Generasi Muda

Hampir 12.000 Kedai Kopi di Surabaya-Sidoarjo, Riset YAGITU Soroti Konsumsi Gula Generasi Muda

Kamis, 03 Sep 2026 11:27 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:27 WIB

Jurnas.net — Menjamurnya warung kopi, kedai kopi hingga kafe di Jawa Timur tak hanya menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Di balik pertumbuhan b…

Bahlil Mini Soccer Zona 2 Madiun Raya Dimulai, Golkar dan PKB Awali Laga Persahabatan

Bahlil Mini Soccer Zona 2 Madiun Raya Dimulai, Golkar dan PKB Awali Laga Persahabatan

Kamis, 03 Sep 2026 10:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 10:32 WIB

Jurnas.net — Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 memasuki babak penyisihan Zona 2 Madiun Raya. Kick off kompetisi yang memperebutkan Piala Ketua Umum DPP Partai G…

Pemkot Surabaya Ajak Warga Tak Bergantung pada Ayam dan Sapi, Perbanyak Pilihan Sumber Protein

Pemkot Surabaya Ajak Warga Tak Bergantung pada Ayam dan Sapi, Perbanyak Pilihan Sumber Protein

Kamis, 03 Sep 2026 08:47 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:47 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat memperluas pilihan sumber protein dalam menu sehari-hari. Pemenuhan kebutuhan protein k…