Pelajar Surabaya Kian Gemar Membaca: Perpustakaan Dipadati 474 Ribu Pengunjung

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelajar antusias membaca buku di Perpustakaan Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Pelajar antusias membaca buku di Perpustakaan Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Perpustakaan di Kota Surabaya tak lagi sekadar ruang sunyi penuh rak buku. Sepanjang 2025, layanan perpustakaan justru menjelma menjadi ruang publik yang hidup, aktif, dan dekat dengan keseharian warga. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya mencatat total 474.140 kunjungan, dengan mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar.

Capaian tersebut menandai pergeseran wajah perpustakaan di Surabaya, dari institusi konvensional menjadi pusat literasi yang adaptif dan menjangkau langsung masyarakat. Kepala Dispusip Surabaya, Yusuf Masruh, menyebut peningkatan kunjungan itu tidak terlepas dari strategi Pemkot Surabaya yang memperluas akses layanan hingga ke ruang-ruang publik.

“Perpustakaan hari ini tidak cukup hanya menunggu pengunjung datang. Kami justru hadir mendekat ke masyarakat melalui layanan keliling, sekolah, dan taman kota,” kata Yusuf, Jumat, 16 Januari 2026.

Saat ini, layanan perpustakaan Surabaya beroperasi di dua titik utama, yakni Balai Pemuda dan Rungkut, serta diperkuat oleh mobil perpustakaan keliling yang aktif menjangkau wilayah permukiman. Pola layanan disesuaikan dengan ritme aktivitas warga, pagi hari menyasar sekolah, sementara siang hingga sore hari hadir di taman-taman kota.

Strategi tersebut dinilai efektif dalam menjadikan literasi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari warga. Anak-anak membaca di ruang terbuka, pelajar mengakses bahan belajar di luar sekolah, hingga masyarakat umum memanfaatkan taman sebagai ruang edukasi alternatif. “Dengan pendekatan ini, membaca tidak lagi terasa formal. Literasi hadir sebagai pengalaman yang menyenangkan dan mudah diakses,” jelas Yusuf.

Data Dispusip Surabaya menunjukkan, 370.852 kunjungan berasal dari kelompok usia pelajar. Adapun distribusi kunjungan mencakup Perpustakaan Balai Pemuda sebanyak 72.148 pengunjung, Perpustakaan Rungkut 19.341 pengunjung, Pojok Baca Digital (Pocadi) 1.391 kunjungan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) 193.158 kunjungan, serta Mobil Perpustakaan Keliling yang mencatat 138.611 pengunjung.

Dominasi pelajar ini menjadi indikator bahwa perpustakaan telah bertransformasi menjadi ekosistem pendukung pendidikan di luar ruang kelas. Untuk memperkuat minat baca sejak usia dini, Dispusip Surabaya juga secara khusus memperkaya koleksi buku anak, seperti dongeng dan cerita bergambar, agar anak-anak merasa lebih dekat dengan dunia literasi.

“Kami ingin anak-anak datang ke perpustakaan bukan karena kewajiban, tapi karena rasa senang,” kata Yusuf.

Selain koleksi fisik, layanan perpustakaan digital juga terus dikembangkan agar masyarakat dapat mengakses bacaan kapan pun dan di mana pun. Sepanjang 2025, total koleksi Dispusip Surabaya mencapai 571.852 koleksi, terdiri atas 65.158 eksemplar buku cetak dan 1.902 judul ebook yang telah tersedia sejak 2024.

Tak berhenti di layanan publik, Dispusip Surabaya juga mendorong penguatan perpustakaan sekolah dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai ujung tombak literasi di tingkat komunitas. Pendampingan dilakukan mulai dari manajemen, pengelolaan koleksi, hingga rekomendasi bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan anak.

“Literasi adalah investasi jangka panjang kota. Karena itu, kami ingin memastikan akses membaca hadir merata dan berkelanjutan,” pungkas Yusuf.

Berita Terbaru

Amankan Jaringan Listrik Saat Festival Layang-layang, PLN UIT JBM Siagakan Personel di Surabaya

Amankan Jaringan Listrik Saat Festival Layang-layang, PLN UIT JBM Siagakan Personel di Surabaya

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Jurnas.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengambil langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat s…

Gesah Bareng Bupati Banyuwangi, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Sorotan

Gesah Bareng Bupati Banyuwangi, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Sorotan

Kamis, 03 Sep 2026 14:09 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:09 WIB

Jurnas.net — Persoalan pendidikan di Banyuwangi tidak hanya berhenti pada akses masuk sekolah dan proses belajar mengajar. Masa depan siswa setelah lulus, t…

Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik dari 7,1 Persen Jadi 12,5 Persen, Ini Faktornya

Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik dari 7,1 Persen Jadi 12,5 Persen, Ini Faktornya

Kamis, 03 Sep 2026 13:31 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 13:31 WIB

Jurnas.net — Partai Demokrat menunjukkan tren peningkatan elektoral di Jawa Timur dalam setahun terakhir. Berdasarkan survei Accurate Research Consulting I…

Hampir 12.000 Kedai Kopi di Surabaya-Sidoarjo, Riset YAGITU Soroti Konsumsi Gula Generasi Muda

Hampir 12.000 Kedai Kopi di Surabaya-Sidoarjo, Riset YAGITU Soroti Konsumsi Gula Generasi Muda

Kamis, 03 Sep 2026 11:27 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 11:27 WIB

Jurnas.net — Menjamurnya warung kopi, kedai kopi hingga kafe di Jawa Timur tak hanya menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Di balik pertumbuhan b…

Bahlil Mini Soccer Zona 2 Madiun Raya Dimulai, Golkar dan PKB Awali Laga Persahabatan

Bahlil Mini Soccer Zona 2 Madiun Raya Dimulai, Golkar dan PKB Awali Laga Persahabatan

Kamis, 03 Sep 2026 10:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 10:32 WIB

Jurnas.net — Turnamen Bahlil Mini Soccer 2026 memasuki babak penyisihan Zona 2 Madiun Raya. Kick off kompetisi yang memperebutkan Piala Ketua Umum DPP Partai G…

Pemkot Surabaya Ajak Warga Tak Bergantung pada Ayam dan Sapi, Perbanyak Pilihan Sumber Protein

Pemkot Surabaya Ajak Warga Tak Bergantung pada Ayam dan Sapi, Perbanyak Pilihan Sumber Protein

Kamis, 03 Sep 2026 08:47 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:47 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat memperluas pilihan sumber protein dalam menu sehari-hari. Pemenuhan kebutuhan protein k…