Bank Tanah Gandeng Kejati Jatim Perkuat Tameng Hukum Lahan Negara

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Badan Bank Tanah dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menandatangani masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. (Istimewa)
Badan Bank Tanah dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menandatangani masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. (Istimewa)

Jurnas.net - Upaya menutup celah konflik dan sengketa lahan di Jawa Timur mulai diperkuat dari hulu. Badan Bank Tanah resmi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

Kolaborasi ini tidak hanya ditujukan untuk penanganan perkara, tetapi juga sebagai langkah preventif agar pengelolaan tanah negara berjalan lebih tertib, transparan, dan bebas dari persoalan hukum di kemudian hari.

Deputi Bidang Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah Badan Bank Tanah, Perdananto Aribowo, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi fondasi penting bagi Bank Tanah dalam menjalankan mandat negara secara akuntabel.

“PKS ini memastikan setiap kebijakan dan langkah Badan Bank Tanah memiliki landasan hukum yang kuat, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan masalah, tapi mencegah munculnya masalah hukum baru,” kata Perdananto, Jumat, 23 Januari  2026.

Di sisi lain, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat S. T. Lumban Gaol menilai kerja sama ini sebagai instrumen strategis untuk menjaga aset negara sekaligus mempercepat pembangunan. “Ini bukan sekadar seremoni. Ini tonggak penting untuk mengamankan aset negara dan memastikan pembangunan nasional di Jawa Timur berjalan tanpa hambatan hukum,” tegas Agus.

Menurut Agus, peran Badan Bank Tanah sangat krusial dalam menjamin ketersediaan lahan bagi kepentingan umum dan sosial, pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, hingga reforma agraria. Tanpa kepastian hukum, berbagai agenda tersebut berpotensi terhambat oleh konflik dan sengketa berkepanjangan.

Ia menambahkan, Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan industri terbesar di Indonesia memiliki kompleksitas persoalan pertanahan yang tinggi. Sengketa kepemilikan, tumpang tindih lahan, hingga lemahnya pengamanan aset negara kerap menjadi batu sandungan bagi investasi dan pembangunan.

“Melalui sinergi ini, Kejaksaan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menjaga kepastian hukum dan stabilitas pembangunan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…