Gubernur Khofifah Revitalisasi 26 SMA/SMK/SLB di Kediri, Strategi Putus Ketimpangan Pendidikan

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merevitalisasi sekolah di wilayahnya. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merevitalisasi sekolah di wilayahnya. (Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak sekadar mempercantik gedung sekolah. Di Kediri, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan hasil rehabilitasi dan revitalisasi 26 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta. Ini sebagai langkah konkret memutus jurang ketimpangan mutu pendidikan yang selama ini membayangi wilayah perkotaan dan pinggiran.

Langkah ini menandai pendekatan baru pembangunan pendidikan memperkuat ekosistem, bukan hanya membangun tembok. Revitalisasi menyasar sekolah negeri, swasta, hingga SLB—segmen yang kerap berada di barisan belakang prioritas kebijakan.
Sebanyak 26 satuan pendidikan yang direvitalisasi tersebar di Kabupaten dan Kota Kediri, mencakup SMK, SMA, hingga SLB, di antaranya SMKN 2 dan 3 Kediri, SMAN 1 Pare, SMAN 1 Kota Kediri, SMAN 5 Taruna Brawijaya, SLB Negeri Kandat, hingga sejumlah SMK dan SMA swasta. 

Pemerataan sasaran ini menunjukkan arah kebijakan Pemprov Jatim yang tidak lagi membedakan kualitas layanan pendidikan berdasarkan status sekolah. "Sekolah bukan hanya bangunan, tetapi ruang tumbuh nilai, karakter, dan mimpi anak-anak Jawa Timur,” kata Khofifah, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurutnya, rehabilitasi dan revitalisasi sekolah harus dimaknai sebagai intervensi kualitas, bukan sekadar proyek fisik. Ruang kelas yang layak menjadi fondasi bagi pembelajaran yang bermakna, penguatan karakter, serta lahirnya inovasi di sekolah.

Khofifah menekankan, pelibatan sekolah swasta dalam program revitalisasi adalah bentuk komitmen terhadap keadilan pendidikan. Di Jawa Timur, sekolah swasta merupakan mitra strategis negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga kualitas lingkungan belajar tidak boleh timpang.

“Di manapun anak-anak bersekolah, mereka memiliki hak yang sama atas lingkungan belajar yang layak dan bermutu. Sekolah negeri dan swasta harus dipandang sebagai satu kesatuan ekosistem pendidikan Jawa Timur,” ujarnya.

Namun Khofifah mengingatkan, revitalisasi fisik tidak akan bermakna tanpa revitalisasi cara mengajar dan kepemimpinan sekolah. Ia mendorong kepala sekolah dan guru menjadikan momentum ini sebagai titik refleksi untuk membangun budaya belajar yang inovatif dan kolaboratif.

“Ruang kelas yang baik harus diikuti dengan cara mengajar yang relevan, cara belajar yang aktif, dan kepemimpinan sekolah yang visioner,” tegasnya.

Khofifah menilai lingkungan belajar yang nyaman akan berdampak langsung pada peningkatan prestasi siswa dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, revitalisasi sekolah menjadi bagian dari agenda besar pembangunan SDM Jawa Timur yang berkelanjutan. “Tujuan akhirnya adalah mencetak generasi unggul dan berdaya saing sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045,” kata Khofifah.

Berita Terbaru

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Gus Lilur Bela Gus Kikin soal Lukman Edy: PBNU Harus Representasikan Indonesia

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 10:26 WIB

Jurnas.net - Dinamika penyusunan kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi sorotan setelah Rapat Formatur Pertama digelar. Salah…

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Guru Rohani Lintas Agama di Banyuwangi Dapat Insentif Rp700.000, Bupati Ipuk: Perkuat Karakter Anak

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 18:16 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi memberikan insentif kepada ratusan guru rohani lintas agama sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan…

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk UMKM dan Kepentingan Warga

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:01 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berhasil mengamankan kembali aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan…