Halal Bihalal KAHMI Jatim Tegaskan Ketahanan Daerah Hadapi Geopolitik Global

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Flayer Halal Bihalal KAHMI Jawa Timur. (Dok: Jurnas.net)
Flayer Halal Bihalal KAHMI Jawa Timur. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur sebagai ruang refleksi sekaligus konsolidasi strategis. Di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks, KAHMI Jatim menegaskan pentingnya penguatan ketahanan daerah sebagai fondasi utama menjaga stabilitas nasional.

Kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Pendopo Pemerintah Kota Probolinggo tersebut dihadiri sekitar 350 peserta dari berbagai unsur strategis, mulai dari kalangan eksekutif, legislatif, anggota KPU dan Bawaslu, hingga perwakilan 36 Majelis Daerah KAHMI se-Jawa Timur. Kehadiran lintas sektor ini mempertegas peran KAHMI sebagai simpul jejaring intelektual dan kebangsaan.

Sekretaris Umum MW KAHMI Jawa Timur, Akhsanul Yakin Rifat, menegaskan bahwa situasi global saat ini yang ditandai dengan ketegangan geopolitik, krisis energi, hingga disrupsi ekonomi berimplikasi langsung terhadap stabilitas daerah. Oleh karena itu, menurutnya, ketahanan daerah tidak lagi bisa dipandang sebagai isu lokal semata, melainkan bagian integral dari ketahanan nasional.

“Ketahanan daerah hari ini harus dibangun secara komprehensif, mencakup aspek ekonomi, sosial, politik, hingga ketahanan pangan dan energi. Daerah tidak boleh hanya menjadi objek kebijakan, tetapi harus menjadi subjek yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan global,” ujar Akhsanul, Minggu, 12 April 2026.

Ia menambahkan, forum Halal Bihalal ini tidak sekadar ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk merumuskan gagasan dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. KAHMI, sebagai organisasi alumni dengan latar belakang beragam, memiliki posisi penting dalam menjembatani komunikasi lintas sektor.

Dalam konteks Jawa Timur, Akhsanul menilai bahwa potensi daerah sangat besar, namun perlu dikelola dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis data. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap dinamika global, termasuk dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat sektor UMKM, serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

“Geopolitik global bukan sesuatu yang jauh dari kita. Dampaknya nyata, mulai dari fluktuasi harga hingga tekanan terhadap sektor produksi. Karena itu, daerah harus punya strategi mitigasi yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Suasana Halal Bihalal berlangsung hangat dan penuh keakraban, namun tetap sarat dengan diskusi substantif. Para peserta terlihat aktif berdialog, bertukar pandangan, hingga membangun jejaring kolaborasi untuk menghadapi tantangan ke depan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa KAHMI Jawa Timur tidak hanya hadir sebagai organisasi alumni, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan intelektual yang berkontribusi dalam merumuskan arah pembangunan daerah di tengah pusaran perubahan global.

Dengan semangat kebersamaan dan refleksi Idulfitri, KAHMI Jatim berharap dapat terus mengambil peran strategis dalam memperkuat ketahanan daerah, demi menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di Jawa Timur.

Berita Terbaru

Lima Siswa Tumbang Diduga Keracunan MBG, Pemkot Surabaya Tunggu Hasil Lab

Lima Siswa Tumbang Diduga Keracunan MBG, Pemkot Surabaya Tunggu Hasil Lab

Rabu, 13 Mei 2026 08:39 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah lima siswa di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, diduga mengalami keracunan usai m…

Konversi Energi Kedua Republik Indonesia: Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Konversi Energi Kedua Republik Indonesia: Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Rabu, 13 Mei 2026 07:14 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 07:14 WIB

Jurnas.net - Indonesia sedang memasuki babak baru sejarah energi nasional. Setelah konversi minyak tanah ke LPG pada era sebelumnya, kini pemerintah di bawah…

PKS Desak Pemprov Jatim Stop Reformasi Setengah Hati dalam Tata Kelola BUMD dan Birokrasi

PKS Desak Pemprov Jatim Stop Reformasi Setengah Hati dalam Tata Kelola BUMD dan Birokrasi

Selasa, 12 Mei 2026 18:14 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 18:14 WIB

Jurnas.net – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Timur melontarkan kritik tajam sekaligus peringatan keras kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur d…

Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 KA Tambahan pada Libur Peringatan Kenaikan Kristus

Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 KA Tambahan pada Libur Peringatan Kenaikan Kristus

Selasa, 12 Mei 2026 14:47 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 14:47 WIB

Jurnas.net - PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan sejumlah kereta api (KA) tambahan pada libur panjang peringatan Kenaikan Kristus dan akhir pekan. KA-KA tam…

Polda Jatim Bongkar Sindikat OTP Ilegal, Ribuan SIM Card Pakai Data Pribadi Warga

Polda Jatim Bongkar Sindikat OTP Ilegal, Ribuan SIM Card Pakai Data Pribadi Warga

Selasa, 12 Mei 2026 11:41 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 11:41 WIB

Jurnas.net - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur membongkar praktik penyalahgunaan data pribadi untuk registrasi puluhan ribu SIM card ilegal yang…

Banyuwangi Sambut 56 Biksu Thudong dari 4 Negara, Tebar Pesan Damai Menuju Waisak Borobudur

Banyuwangi Sambut 56 Biksu Thudong dari 4 Negara, Tebar Pesan Damai Menuju Waisak Borobudur

Selasa, 12 Mei 2026 10:24 WIB

Selasa, 12 Mei 2026 10:24 WIB

Jurnas.net – Sebanyak 56 biksu peserta ritual Thudong tiba di Kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tik Liong Tian, Rogojampi, Banyuwangi, Senin, 11 M…