Pemkot Surabaya Bentuk Dewan Kebudayaan, Uji Serius Komitmen dari Wacana ke Aksi Nyata

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampilan pentas seni dan budaya di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Penampilan pentas seni dan budaya di Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net – Pemerintah Kota Surabaya akhirnya merealisasikan pembentukan Dewan Kebudayaan Surabaya (DKeb), sebuah langkah yang selama ini dinanti sebagai bukti keseriusan menjadikan kebudayaan bukan sekadar slogan, melainkan pijakan kebijakan. Lembaga ini resmi dibentuk melalui SK Wali Kota Nomor 100.3.3.3/95/436.1.2/2026 tertanggal 10 April 2026, sekaligus menandai babak baru tata kelola kebudayaan di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa kehadiran DKeb bukan formalitas birokrasi, melainkan kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas perkembangan kota.
“Keberadaannya sangat urgent untuk menjawab tantangan Surabaya yang makin besar ke depan,” kata Eri, Rabu, 22 April 2026.

Pembentukan DKeb melalui Musyawarah Kebudayaan yang melibatkan berbagai elemen menjadi sinyal bahwa Pemkot mulai membuka ruang partisipasi publik dalam merumuskan arah kebijakan budaya sesuatu yang selama ini kerap dianggap elitis dan top-down.

Sebanyak 13 pengurus ditetapkan untuk periode 2026–2029, dengan Heti Palestina Yunani sebagai ketua dan Probo Darono Yakti sebagai sekretaris.

Plt Kepala Disbudporapar Surabaya, Herry Purwadi, menyebut proses seleksi dilakukan secara terbuka melalui panitia independen yang ditunjuk resmi wali kota. Hal ini menjadi upaya membangun legitimasi sekaligus menghindari praktik penunjukan tertutup yang rawan kepentingan.

Namun tantangan sesungguhnya baru dimulai.
Berbeda dari lembaga sebelumnya, DKeb tidak lagi menjadi pelaksana kegiatan, melainkan ditempatkan sebagai “otak” kebijakan  merumuskan strategi, memberi rekomendasi, hingga mengawasi implementasi program kebudayaan.

Struktur DKeb pun dibagi ke dalam dua bidang utama Kuratorial serta Penelitian dan Kebijakan yang menunjukkan pergeseran pendekatan dari sekadar event seni menuju kebijakan berbasis riset.

Transformasi ini membawa konsekuensi besar: keberhasilan DKeb akan sangat ditentukan oleh sejauh mana rekomendasinya benar-benar diakomodasi pemerintah, bukan sekadar menjadi dokumen tanpa eksekusi.

Di sisi lain, ekspektasi publik juga tinggi. Selama ini, kebudayaan kerap berhenti pada festival dan seremoni, tanpa dampak nyata bagi pelaku budaya maupun masyarakat luas.

Ketua DKeb, Heti Palestina Yunani, menekankan pentingnya kepercayaan dan kolaborasi agar lembaga ini tidak kehilangan daya dorong. “Kami akan membantu pemerintah menentukan program yang benar-benar menyentuh kepentingan publik,” ujarnya.

DKeb juga diharapkan mampu menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, termasuk pengelolaan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) secara lebih terarah dan terukur.

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Gelar Peralatan Bencana 2026 di Pacitan, Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan

Pemprov Jatim Gelar Peralatan Bencana 2026 di Pacitan, Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan

Selasa, 21 Jul 2026 18:53 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 18:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana melalui Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana P…

Jelang HUT Ke-81 RI, Masyarakat Diharap Manfaatkan Promo Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen

Jelang HUT Ke-81 RI, Masyarakat Diharap Manfaatkan Promo Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen

Selasa, 21 Jul 2026 17:01 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 17:01 WIB

Jurnas.net – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengajak masyarakat m…

PLN UIT JBM Luncurkan ELSINDUK GEMES di Gresik, Perkuat Ekonomi Sirkular Lewat Bank Sampah

PLN UIT JBM Luncurkan ELSINDUK GEMES di Gresik, Perkuat Ekonomi Sirkular Lewat Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 15:29 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:29 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. …

Gresik Punya Sentra IKM Logam, Fasilitas Produksi Bersama yang Siap Tingkatkan Daya Saing UMKM

Gresik Punya Sentra IKM Logam, Fasilitas Produksi Bersama yang Siap Tingkatkan Daya Saing UMKM

Selasa, 21 Jul 2026 13:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 13:41 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti. Fasilitas ini…

27.710 Warga Kota Malang Menganggur, DPRD Jatim Minta Pemkot Perkuat Link and Match Dunia Kerja

27.710 Warga Kota Malang Menganggur, DPRD Jatim Minta Pemkot Perkuat Link and Match Dunia Kerja

Selasa, 21 Jul 2026 12:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:31 WIB

Jurnas.net – Tingginya angka pengangguran di Kota Malang menjadi sorotan Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji P…

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Delegasi Indonesia di ASEAN Smart Cities Network, Bagikan Inovasi Smart Village

Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Delegasi Indonesia di ASEAN Smart Cities Network, Bagikan Inovasi Smart Village

Selasa, 21 Jul 2026 10:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:12 WIB

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah konsolidasi delegasi Indonesia dalam ASEAN Smart Cities Network (ASCN). P…