ITS Kembangkan Strip Test Pendeteksi Minyak Babi, Praktis dan Murah untuk Muslim Traveler dan UMKM

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dosen Departemen Teknik Fisika ITS, Ruri Agung Wahyuono (kanan) bersama tim mahasiswanya. (Humas ITS)
Dosen Departemen Teknik Fisika ITS, Ruri Agung Wahyuono (kanan) bersama tim mahasiswanya. (Humas ITS)

Jurnas.net – Kepastian kandungan halal pada makanan menjadi perhatian penting bagi umat Muslim, terutama saat bepergian ke luar negeri atau mengonsumsi produk olahan yang bahan bakunya belum diketahui secara pasti. Menjawab kebutuhan tersebut, tim peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan inovasi berupa strip test kit pendeteksi kandungan minyak babi yang praktis, cepat, dan ekonomis.

Riset tersebut dipimpin dosen Departemen Teknik Fisika ITS, Dr rer nat Ruri Agung Wahyuono ST MT bersama tim peneliti dari Pusat Studi Halal ITS, salah satunya Prof Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD.

Melalui inovasi ini, pengecekan kandungan minyak babi pada makanan tidak lagi harus dilakukan menggunakan metode laboratorium rumit seperti Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun teknologi elektrokimia. Alat yang dikembangkan ITS tersebut dirancang menyerupai strip pengecek pH air sehingga mudah digunakan masyarakat umum.

“Alat ini bekerja dengan prinsip perubahan warna berbasis material nano. Jadi pengguna tidak perlu melakukan pengujian laboratorium yang kompleks,” kata Ruri, Selasa, 26 Mei 2026.

Ia menjelaskan, tim peneliti ITS melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan formula reagen yang sensitif terhadap kandungan minyak babi pada makanan. Teknologi yang digunakan berbasis deteksi optis atau perubahan warna akibat reaksi kimia antara reagen dengan kandungan minyak tertentu.

“Jadi akan terjadi perubahan warna dari reagen akibat bereaksi secara kimia dengan kandungan minyak yang ditarget,” jelasnya.

Menurut Ruri, inovasi tersebut diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat Muslim yang sering menghadapi keterbatasan informasi kandungan makanan, terutama saat berada di negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim. Selain membantu Muslim traveler, alat ini juga dinilai berpotensi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk kuliner UMKM karena proses pengecekan dapat dilakukan secara mandiri dan cepat.

Tidak berhenti pada deteksi minyak babi, tim peneliti ITS juga berencana mengembangkan teknologi serupa untuk mendeteksi berbagai bahan pemicu alergi pada makanan. “Tidak hanya terbatas halal dan haram, bahan pemicu alergi lainnya juga akan kami kembangkan dengan metode kolorimetri yang sama, hanya formulasi reagen dan katalisnya berbeda,” ungkap Ruri.

Pengembangan alat ini juga diarahkan untuk mendukung kemandirian industri riset dalam negeri. ITS menargetkan proses produksi material hingga perangkat deteksi dapat dilakukan secara mandiri tanpa ketergantungan impor. Saat dipasarkan nanti, strip test pendeteksi minyak babi tersebut diperkirakan dijual sekitar Rp10 ribu per strip untuk sekali pengujian. Harga itu masih berpotensi lebih murah jika produksi dilakukan dalam skala besar.

“Kalau nanti bisa diproduksi massal, tentu harga jualnya akan lebih rendah lagi,” tandasnya.

Berita Terbaru

PBNU Siapkan Kader Penggerak NU di 16 Negara, Ratusan Santri Bina Insan Mulia Digembleng Lewat PD-PKPNU

PBNU Siapkan Kader Penggerak NU di 16 Negara, Ratusan Santri Bina Insan Mulia Digembleng Lewat PD-PKPNU

Selasa, 26 Mei 2026 15:09 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 15:09 WIB

Jurnas.net – Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) Cirebon terus mengukuhkan perannya sebagai pusat kaderisasi strategis Nahdlatul Ulama (NU) berbasis pesantren y…

Bahlil Lahadalia Kirim Sapi Kurban 700 Kg ke PWNU Jatim, Perkuat Sinergi Golkar dan NU

Bahlil Lahadalia Kirim Sapi Kurban 700 Kg ke PWNU Jatim, Perkuat Sinergi Golkar dan NU

Selasa, 26 Mei 2026 14:26 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 14:26 WIB

Jurnas.net — Ketua Umum Bahlil Lahadalia memberikan satu ekor sapi kurban berbobot sekitar 700 kilogram kepada PWNU Jawa Timur menjelang Hari Raya Idul Adha 2…

Peternak Ayam Menjerit, Fraksi PKS DPRD Jatim Minta Program MBG Serap Produksi Telur Lokal

Peternak Ayam Menjerit, Fraksi PKS DPRD Jatim Minta Program MBG Serap Produksi Telur Lokal

Selasa, 26 Mei 2026 13:06 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 13:06 WIB

Jurnas.net – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Khusnul Khuluk meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk membantu peternak ayam petelur yang saat …

Masjid Al Akbar Surabaya Siapkan Salat Idul Adha untuk 40 Ribu Jamaah, Angkat Keteladanan Nabi Ibrahim

Masjid Al Akbar Surabaya Siapkan Salat Idul Adha untuk 40 Ribu Jamaah, Angkat Keteladanan Nabi Ibrahim

Selasa, 26 Mei 2026 12:24 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 12:24 WIB

Jurnas.net – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) siap menggelar pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026. Ribuan jamaah diperkirakan …

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani Lebih dari 39 Ribu Penumpang per Hari

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani Lebih dari 39 Ribu Penumpang per Hari

Selasa, 26 Mei 2026 11:13 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 11:13 WIB

Jurnas.net – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya siap memberikan pelayanan optimal menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama l…

Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Nasional, Dinilai Berhasil Majukan Pendidikan dan Prestasi Pelajar

Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Nasional, Dinilai Berhasil Majukan Pendidikan dan Prestasi Pelajar

Selasa, 26 Mei 2026 10:02 WIB

Selasa, 26 Mei 2026 10:02 WIB

Jurnas.net – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sektor pendidikan kembali mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Bupati Banyuwangi, I…