Luhut: Perlinsos Digital Banyuwangi Mampu Tutup Celah Korupsi dan Data Fiktif Bansos

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat tampil sebagai salah satu panelis dalam Indonesia Summit 2026. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat tampil sebagai salah satu panelis dalam Indonesia Summit 2026. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net – Kabupaten Banyuwangi kembali mencuri perhatian di panggung nasional. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani tampil sebagai salah satu panelis dalam Indonesia Summit 2026 yang digelar di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (18/6/2026), untuk memaparkan keberhasilan transformasi digital pelayanan publik yang dijalankan daerahnya.

Dalam forum strategis yang mempertemukan para pemimpin nasional, kepala daerah, akademisi, dan pelaku industri tersebut, Ipuk berbagi panggung dengan Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Panjaitan. Keduanya membahas tema besar “Next-Gen Fiscal Policy: Integrating Technology for Inclusive Growth” yang menyoroti peran teknologi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan inklusif.

Di hadapan peserta summit, Ipuk memaparkan capaian Banyuwangi sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam penerapan Perlinsos Digital (Perlindungan Sosial Digital), program yang diinisiasi pemerintah pusat untuk memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial sekaligus meningkatkan efektivitas penyalurannya.

Menurut Ipuk, digitalisasi perlindungan sosial telah membawa perubahan signifikan dalam tata kelola bantuan sosial. Melalui sistem data yang terintegrasi dan diperbarui secara real time, pemerintah dapat mengetahui kondisi aktual penerima bantuan sehingga potensi salah sasaran, data ganda, maupun penerima fiktif dapat diminimalkan.

“Melalui Perlinsos Digital, kondisi penerima bantuan dapat dipantau secara lebih akurat karena seluruh data terintegrasi. Dengan demikian, penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran dan berbagai potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal,” kata Ipuk.

Ia menjelaskan, keberhasilan implementasi program tersebut tidak diraih dengan mudah. Banyuwangi yang memiliki wilayah geografis luas dengan kawasan pegunungan, hutan, dan perkebunan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses internet di sejumlah wilayah. Namun demikian, berbagai hambatan tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor dan komitmen kuat seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

“Masih ada sejumlah titik blank spot di Banyuwangi, terutama di kawasan perkebunan dan daerah pegunungan. Namun berkat kerja keras tim dan semangat gotong royong, berbagai kendala tersebut bisa kami atasi. Kuncinya adalah komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” kata Ipuk dalam sesi diskusi yang dipandu jurnalis senior Uni Lubis.

Keberhasilan Banyuwangi sebagai daerah percontohan Perlinsos Digital mendapat apresiasi langsung dari Luhut Binsar Panjaitan. Menurutnya, transformasi digital merupakan langkah strategis untuk membangun tata kelola pemerintahan yang semakin transparan sekaligus menutup berbagai celah penyimpangan, termasuk praktik korupsi.

Luhut menjelaskan, pemerintah saat ini tengah mengintegrasikan dan mengharmonisasikan berbagai data lintas kementerian, lembaga, serta aparat penegak hukum dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Integrasi tersebut mencakup data dari kementerian, lembaga negara, Kejaksaan, Kepolisian, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat.

“Ke depan sistem pemerintahan akan semakin transparan karena seluruh data saling terhubung dan dapat dipantau. Dengan teknologi yang terintegrasi, berbagai potensi penyimpangan dapat terdeteksi lebih awal sehingga upaya pencegahan bisa dilakukan sebelum terjadi kerugian negara,” tegas Luhut.

Indonesia Summit 2026 sendiri menjadi salah satu forum nasional bergengsi yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk membahas arah pembangunan Indonesia di masa depan. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional, mulai dari menteri kabinet, pejabat tinggi negara, kepala daerah, pelaku usaha, hingga figur publik.

Selain Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, forum ini juga dihadiri sejumlah kepala daerah terkemuka, di antaranya Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Berita Terbaru

Jaga Pasokan Listrik Industri, PLN Perkuat Sistem Proteksi SUTT Petrokimia–Segoromadu

Jaga Pasokan Listrik Industri, PLN Perkuat Sistem Proteksi SUTT Petrokimia–Segoromadu

Kamis, 17 Sep 2026 18:19 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:19 WIB

Jurnas.net — Momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 dimaknai PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dengan memperkuat keandalan sistem t…

Dies Natalis KOHATI: Merefleksi Kembali Peran Perempuan dari Masa ke Masa

Dies Natalis KOHATI: Merefleksi Kembali Peran Perempuan dari Masa ke Masa

Kamis, 17 Sep 2026 17:08 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:08 WIB

Oleh: Heni Ratnawati, M.Pt.  Wakil Sekretaris Bidang Kajian dan Advokasi KOHATI PB HMI - (2024-2026)   Setiap 17 September, Korp HMI-Wati (KOHATI) m…

Khofifah Dorong SIER Genjot Kinerja dan Investasi untuk Perkuat Ekonomi Jatim

Khofifah Dorong SIER Genjot Kinerja dan Investasi untuk Perkuat Ekonomi Jatim

Kamis, 17 Sep 2026 16:12 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 16:12 WIB

Jurnas.net — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus m…

Lihat Lukisan SBY di Surabaya, Anggota DPRD Jatim Samwil: Ada Pesan tentang Alam Indonesia

Lihat Lukisan SBY di Surabaya, Anggota DPRD Jatim Samwil: Ada Pesan tentang Alam Indonesia

Kamis, 17 Sep 2026 10:07 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:07 WIB

Jurnas.net — Sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama ini lebih dikenal publik sebagai prajurit TNI, politisi, dan Presiden ke-6 Republik Indonesia. Namun, d…

Trans Jatim Gratis Sehari di Harhubnas 2026, Khofifah Dorong Warga Beralih ke Transportasi Publik

Trans Jatim Gratis Sehari di Harhubnas 2026, Khofifah Dorong Warga Beralih ke Transportasi Publik

Kamis, 17 Sep 2026 08:41 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:41 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggratiskan layanan Trans Jatim selama satu hari pada Kamis (17/9/2026). Kebijakan tersebut diberlakukan b…

Kemenkeu Jatim Sita 284 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp424,76 Miliar

Kemenkeu Jatim Sita 284 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp424,76 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 21:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:32 WIB

Jurnas.net – Peredaran rokok ilegal di Jawa Timur masih menjadi perhatian serius pemerintah. Hingga September 2026, Kementerian Keuangan mencatat ribuan p…