Penampakan RS Apung Laksamana Malahayati Milik PDI Perjuangan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RS Apung Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan. (Istimewa)
RS Apung Laksamana Malahayati milik PDI Perjuangan. (Istimewa)

Jurnas.net - Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati telah menjelajah perairan nusantara dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang merata.

Rumah sakit apung milik PDI Perjuangan, itu kini telah singgah di Pelabuhan Gresik. Setelah sebelumnya berada di Lamongan, kemudian berlanjut ke Surabaya dan Banyuwangi. Misi kemanusiaan ini, direncanakan keliling Indonesia.

Kapal rumah sakit tersebut memberikan pengobatan gratis untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia. Hingga saat ini, sudah terhitung empat kali pemeriksaan dan khitan massal di empat daerah.

Kepala tim kesehatan RS Apung Laksamana Malahayati, Januar, menyampaikan empat wilayah tersebut berada di Jakarta, Batam, Medan dan Jambi.

“Misi kami memberikan pelayanan kesehatan gratis dari masyarakat kalangan apapun,” kata Januar, Kamis, 21 September 2023.

Untuk mencapai misi itu, RS Apung Laksamana Malahayati menunjangnya dengan beberapa fasilitas kesehatan yang optimal. Seperti ruang medis, ruang operasi kecil, serta mobil ambulan.

“Ada delapan tim medis yang bertugas, terdiri dari dua dokter, dua bidan, dua perawat dan dua staf,” terangnya.

Januar bersyukur sebab belum ada pasien berat, karena belum ada ruang yang pas untuk menggelar operasi besar.

“Keluhan masyarakat ya cuma batuk, pilek, pusing, maag, asam urat hingga diabetes. Sesuai dengan tingkat usianya masing-masing,” pungkasnya. (Mal/Red)

Berita Terbaru

Anak Buah Tersandung Pungli Tambang, Gubernur Khofifah Tunjuk Nahkoda Baru ESDM Jatim

Anak Buah Tersandung Pungli Tambang, Gubernur Khofifah Tunjuk Nahkoda Baru ESDM Jatim

Senin, 20 Apr 2026 09:04 WIB

Senin, 20 Apr 2026 09:04 WIB

Jurnas.net — Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di tubuh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur tak hanya menyeret pejabat teknis, tetapi juga …

Oknum Jaksa Tanjung Perak Diduga Begal Payudara Bawahan Dilaporkan ke Polisi

Oknum Jaksa Tanjung Perak Diduga Begal Payudara Bawahan Dilaporkan ke Polisi

Senin, 20 Apr 2026 08:20 WIB

Senin, 20 Apr 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - Dugaan pelecehan seksual di lingkungan penegak hukum kembali mencuat. Seorang staf honorer di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melaporkan atasannya…

Pemkot Surabaya Bekukan NIK Mantan Suami Penunggak Nafkah Anak, Perkuat Perlindungan Perempuan

Pemkot Surabaya Bekukan NIK Mantan Suami Penunggak Nafkah Anak, Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 20 Apr 2026 07:01 WIB

Senin, 20 Apr 2026 07:01 WIB

Jurnas.net — Kebijakan Pemerintah Kota Surabaya menonaktifkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi mantan suami yang mangkir dari kewajiban nafkah p…

Pemkot Surabaya Pasang CCTV di 179 Titik, Integrasikan Kamera Swasta untuk Keamanan Kota

Pemkot Surabaya Pasang CCTV di 179 Titik, Integrasikan Kamera Swasta untuk Keamanan Kota

Minggu, 19 Apr 2026 23:12 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 23:12 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memilih strategi tak biasa dalam memperluas pengawasan kota bukan sekadar menambah kamera, tetapi “…

Balai Pemuda Surabaya Jadi Sorotan, Seniman Minta Tetap Jadi Pusat Kesenian

Balai Pemuda Surabaya Jadi Sorotan, Seniman Minta Tetap Jadi Pusat Kesenian

Minggu, 19 Apr 2026 22:03 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 22:03 WIB

Jurnas.net — Di tengah laju modernisasi kota, keberadaan Balai Pemuda Surabaya kembali menjadi sorotan. Bukan sekadar gedung tua bersejarah, ruang ini kini d…

Stok Beras Jatim Tembus 1,2 Juta Ton, Mentan Sidak Gudang Bulog Sidoarjo

Stok Beras Jatim Tembus 1,2 Juta Ton, Mentan Sidak Gudang Bulog Sidoarjo

Minggu, 19 Apr 2026 21:40 WIB

Minggu, 19 Apr 2026 21:40 WIB

Jurnas.net — Melimpahnya stok beras di Jawa Timur tak hanya menjadi kabar baik, tetapi juga memunculkan tantangan baru: bagaimana memastikan distribusi tetap l…