Niat Merampok, Jadi Motif Pembunuhan Pisau Dalam Mulut di Menganti Gresik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka pembunuhan dan penadah saat diamankan di Mapolres Gresik. (Dok: Jurnas.net)
Para tersangka pembunuhan dan penadah saat diamankan di Mapolres Gresik. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Motif kasus pembunuhan pisau dalam mulut di yang menewaskan korban Aris Suprianto (30), warga Dusun Glundung, Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, akhirnya terungkap. Motif korban yang tewas dengan pisau tertancap di mulut berawal dari perampokan, namun berakhir dengan pembunuhan.

"Para tersangka awalnya ingin menguasai harta benda korban berupa sepeda motor dan Hp. Tapi karena ketahuan akhirnya korban dibunuh," kata Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Rabu, 6 Desember 2023.

Panji menyebut ada dua tersangka pembunuhan dalam kasus tersebut, yakni Irfan Suryandi, 24, warga asal Desa Tulus Ayu, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan, dan Hengky Pratama Susanto, 23, warga asal Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. "Kedua tersangka ini, sudah berencana merampok kedua barang berharga korban,” katanya.

Pengungkapan tersebut, lanjut dia, setelah dilakukan penyidikan dan penyitaan sejumlah barang bukti. Satu barang bukti Hp milik korban, ditemukan di Rembang. Tim Satreskrim Polres Gresik yang dipimpin Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan langsung menuju Rembang dan mengamankan tersangka Moh Alditia Rosyadi (28) asal Desa Sedan, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

“Hp korban dibeli dari tersangka Irfan Suryandi di Kota Tegal,” jelasnya.

[caption id="attachment_2413" align="alignnone" width="1280"] Dua tersangka pembunuhan saat diamankan di Mapolres Gresik. (Dok: Jurnas.net)[/caption]

Selanjutnya, petugas mengamankan Irfan Suryandi. Dari hasil interogasi, tersangka Irfan ini, melakukan pembunuhan bersama Hengky Pratama Susanto. Akhirnya tersangka Hengky diamanakan di rumahnya di wilayah Kecamatan Cerme, Gresik.

“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sepeda motor korban nopol L 3252 DAF dijual ke Semarang. Disana petugas mengamankan tersangka Ahmad Supriyadi (35) warga Desa Genuksari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang dan Joko Dwi Utomo (32) warga Desa Tegalarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Kedua tersangka tersebut selaku penadah milik korban,” katanya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, menambahkan kedua tersangka pembunuhan ini, sudah merencanakan perampokan tersebut. "Saat kejadian malam tersebut, kedua tersangka sudah merencanakan untuk merampok. Karena takut diteriaki maling, korban dibunuh,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan, kedua tersangka pembunuhan dijerat Pasal 365, ayat 4 diancam pidana mati, atau seumur hidup, atau 20 tahun penjara, atau Pasal 338 KUHP, diancam paling lama pidana 15 tahun penjara.

Sedangkan tiga tersangka penadah dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman paling banyak 9 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang diamanakan, Hp merek samsung A05 milik korban, 6 Hp, kaos, celana, jaket milik tersangka Hengky, sepasang sandal, dan kemeja kotak-kotak hijau milik Irfan, satu sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu Nopol W 5939 DV milik Hengky, dan sepeda motor Honda PCX warna biru Nopol L 3252 DAF milik korban. (Zul)

Berita Terbaru

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …