Debat 'Hafalan' Ala Gibran, Pengamat: Pertanyaan Tak Sesuai Konteks Isu Persoalan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan capres/cawapres nomor urut 2, Prabowo - Gibran. (Istimewa)
Pasangan capres/cawapres nomor urut 2, Prabowo - Gibran. (Istimewa)

Jurnas.net - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Teguh Dartanto, mengaku kaget dengan pertanyan Gibran Rakabuming Raka kepada Muhaimin Iskandar soal SGIE karena Gibran tidak menyertakan penjelasan di awal terkait topik tersebut.

"Konteks isu dan persoalan menjadi penting dalam melontarkan pertanyaan. Nah menurut saya, orang bertanya harus memberikan kontek isu dan persoalan," kata Teguh, Jumat malam, 22 Desember 2023.

Pria yang meraih gelar PhD bidang pembangunan dari Universitas Nagoya itu juga mengatakan bahwa model pertanyaan yang disampaikan harus jelas, bukan model singkatan.

Pada debat Cawapres, Jumat (22/12), di sesi tanya-jawab, Cak Imin harus bertanya balik kepada Gibran mengenai kepanjangan SGIE, sehingga waktu dua menit yang diberikan kepada Cawapres nomor urut 1 itu menjadi berkurang.

Namun demikian, Teguh menegaskan jawaban yang disampaikan Cak Imin sudah masuk ke isu persoalan meski waktu berkurang.

"Menurut saya jawaban Cak Imin sudah masuk ke isu persoalan walaupun karena keterbatasan waktu jadi kurang terelaborasi. Jawaban Cak Imin terkait dengan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sudah cukup oke," pungkasnya.

Berita Terbaru

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…