Strategi Laskar Santri Menangkan AMIN di Basis Banteng di Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Silaturahmi Laskar Santri AMIN se- Madiun Raya, di Ponpes Kanzul Ulum, Kota Madiun. (Dok: Humas Timprov Jatim AMIN)
Silaturahmi Laskar Santri AMIN se- Madiun Raya, di Ponpes Kanzul Ulum, Kota Madiun. (Dok: Humas Timprov Jatim AMIN)

Jurnas.net - Laskar Santri terus geriliya untuk mendulang suara capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di basis lawan. Salah satunya di wilayah Madiun, Jawa Timur, yang merupakan basis banteng.

"Madiun manjadi salah satu wilayah yang disasar Laskar Santri AMIN Indonesia, untuk mengkampanyekan Paslon 01," kata Presiden Laskar Santri, Abdussalam Shohib alias Gus Salam, Selasa, 16 Januari 2024.

Gus Salam mengatakan Madiun masuk dalam teritorial Mataraman, dimana wilayah tersebut diakuinya menjadi basis merah. Namun ia yakin untuk persoalan pilpres 2024, Madiun akan menjadi salah satu basis kuat AMIN.

Keyakinan itu diketahui saat dirinya menggelar silaturahmi Laskar Santri AMIN se- Madiun Raya, di Ponpes Kanzul Ulum Kota Madiun pada Senin, 15 Januari 2024. Dia menyebut antusias masyarakat setempat tinggi untuk jargon perubahan.

"Mataraman ini biasanya merah, tapi insyaallah dikontestasi pilpres ini kita bikin hijau semuanya," katanya.

Cicit salah satu pendiri NU KH Bisri Syansuri ini mengaku bangga dengan warga Madiun yang memiliki antusias yang sangat tinggi kepada paslon AMIN. Ia yakin berbekal waktu yang tinggal satu bulan lagi, Laskar AMIN Madiun bisa memaksimalkannya untuk menarik suara warga Madiun ke AMIN.

Berbagai bekal dan strategi sudah dipaparkan Gus Salam pada pertemuan tersebut. Salah satunya dengan terlebih dahulu mengajak orang-orang disekitarnya untuk memilih AMIN. "Mulai dari keluarga dulu, baru tetangga teman dan yang lainnya," ujarnya.

Menurutnya, loyalis AMIN memiliki banyak alasan logis yang bisa dikatakannya kepada para pemilih. Salah satunya, yakni AMIN sudah memiliki restu dari para masyaikh untuk bertarung di pilpres 2024.

"Alasan lainnya, baik Pak Anies dengan Gus Imin adalah seorang santri, yang pastinya soal keagamannya tidak perlu diragukan," tandansya.

Berita Terbaru

Pansus DPRD Jatim Kebut Rekomendasi BUMD, Bidik Perombakan Tata Kelola

Pansus DPRD Jatim Kebut Rekomendasi BUMD, Bidik Perombakan Tata Kelola

Jumat, 24 Apr 2026 16:29 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 16:29 WIB

Jurnas.net — Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur kembali menjadi sorotan serius DPRD Jawa Timur. Namun kali ini, fokusnya bukan sekadar k…

Persib Unggul Head to Head, Arema Masih Jadi Lawan Sulit Jelang Duel di GBLA

Persib Unggul Head to Head, Arema Masih Jadi Lawan Sulit Jelang Duel di GBLA

Jumat, 24 Apr 2026 16:09 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 16:09 WIB

Jurnas.net - Persib Bandung memiliki catatan lebih baik atas Arema FC jelang pertemuan kedua tim dalam lanjuta BRI Super League di Stadion Gelora Bandung…

Dari BBM hingga Kinerja, WFH Bandung Klaim Tunjukkan Dampak Positif

Dari BBM hingga Kinerja, WFH Bandung Klaim Tunjukkan Dampak Positif

Jumat, 24 Apr 2026 15:54 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 15:54 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Bandung terus mengoptimalkan kebijakan Work From Home (WFH) yang kini memasuki pekan ketiga. Kebijakan ini diarahkan untuk…

DPRD Kabupaten Bandung Dinilai Tak Miliki Kewenganan untuk Awasi BUMD

DPRD Kabupaten Bandung Dinilai Tak Miliki Kewenganan untuk Awasi BUMD

Jumat, 24 Apr 2026 15:30 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 15:30 WIB

Polemik pengawasan PT Bandung Daya Sentosa (BDS) memicu perdebatan soal peran DPRD dan eksekutif.…

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi, Fasilitas Jabatan Masih Melekat

Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi, Fasilitas Jabatan Masih Melekat

Jumat, 24 Apr 2026 14:09 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:09 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, resmi berstatus tersangka dugaan korupsi, namun seluruh fasilitas dan tunjangan jabatan masih diberikan.…

Kinerja 70 Disabilitas Tak Kalah dengan Pekerja Lain di Pabrik HS 

Kinerja 70 Disabilitas Tak Kalah dengan Pekerja Lain di Pabrik HS 

Jumat, 24 Apr 2026 11:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 11:40 WIB

Jurnas.net - Perusahaan rokok asal Jogjakarta, HS  menjaga komitmennya menjadi perusahaan inklusif. Di saat banyak penyandang disabilitas yang sulit dapat kerja…