Ketua RT Sekaligus Caleg PDIP di Malang Bakar Bendera Partai Lantaran Sakit Hati

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Bendera PDI Perjuangan. (foto: Internet)
Ilustrasi Bendera PDI Perjuangan. (foto: Internet)

Jurnas.net - Seorang calon legislatif (caleg) dari PDIP berinisial HT, melakukan pembakaran pada bendera PDIP. Pria yang juga Ketua RT.4/RW.1 Jalan Margonoyo, Desa Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, itu diduga melakukan aksi ini karena sakit hati.

"Iya benar, kejadiannya Minggu sekitar jam 19.30 WIB," kata Divisi Pelanggaran Pemilu Badan Bantuan Hukum Dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPC PDIP Kabupaten Malang, Rudi Santoso, Rabu, 24 Januari 2024.

Rudi menjelaskan bahwa pelaku pembakaran bendera partainya adalah caleg PDIP sekaligus Ketua RT. Pembakaran itu kemudian viral di media sosial. "Pembakaran itu disaksikan langsung warga sekitar, direkam dan kemudian dikirimkan ke kami melalui PAC Ngajum," ujarnya.

Mengetahui hal itu, lanjut Rudi, DPC PDIP Kabupaten Malang melaporkan HT ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Sebab, partainya merasa dirugikan, karena HT dianggap telah merusak properti milik partai berlogo kepala banteng ini. "Bawaslu sudah menerima laporan kami," katanya.

Akibat perbuatannya, HT sendiri terancam dijerat dengan Pasal 491 Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Ia terancam hukuman pidana jika memang terbukti melakukan pembakaran pada bendera partai politik (parpol).

Rudi mengaku pihaknya saat ini menunggu HT dipanggil Bawaslu Kabupaten Malang untuk dimintai keterangan. "Saya berharap ini bisa menjadi pelajaran bagi yang bersangkutan, karena kami mendapat informasi dari warga, bahwa pelaku ini memang dikenal arogan," tandasnya.

Berita Terbaru

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Lima Pejabat BNPB Jadi Tersangka Korupsi, LPKAN Desak KPK Telusuri Aliran Anggaran 2023-2025

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 16:32 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Indonesia (DPP LPKAN Indonesia) mengecam dugaan korupsi yang menyeret lima pejabat B…

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Ini Penyebab Polusi Udara Surabaya Sempat Tidak Sehat, PM2.5 Jadi Parameter Kritis

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 14:02 WIB

Jurnas.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mencatat konsentrasi partikel halus PM2.5 menjadi salah satu parameter kritis kualitas udara di Kota P…

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kurangi Beban TPA, TPST Dadapan Lamongan Ditargetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dadapan …

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Dugaan Suap Muktamar NU, Gus Lilur Sebut 130 PCNU Siap Kembalikan Dana ke KPK

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 07:19 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus kiai kampung, berencana kembali melaporkan sejumlah pihak ke …