Sekjen Golkar Dukung APBN untuk Revitalisasi Ponpes Al Khoziny Dibangun Ulang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji didampingi Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi silaturrahim dengan pengasuh Ponpes Al Khoziny. (Istimewa) 
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji didampingi Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi silaturrahim dengan pengasuh Ponpes Al Khoziny. (Istimewa) 

Jurnas.net - Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyerukan agar pemerintah pusat memberi perhatian lebih besar terhadap keselamatan dan infrastruktur dunia pesantren di Indonesia. Seruan ini disampaikan usai ia mengunjungi Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, yang baru-baru ini mengalami musibah tragis runtuhnya mushola dan menelan korban jiwa.

Kunjungan Sarmuji ke pesantren tersebut, selain sebagai bentuk belasungkawa dan silaturahmi pribadi, juga menjadi momen refleksi nasional atas masih rentannya sarana pendidikan berbasis pesantren di berbagai daerah.

“Musibah di Al-Khoziny harus menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah perlu memastikan setiap lembaga pendidikan, termasuk pesantren, memiliki infrastruktur yang aman dan layak,” kata Sarmuji di Sidoarjo, Jumat, 24 Oktober 2025.

Menurutnya, pesantren telah lama menjadi penopang pendidikan moral dan sosial bangsa, namun banyak di antaranya berdiri dengan kemandirian finansial yang terbatas. Karena itu, ia mendorong adanya skema dukungan dari pemerintah pusat, yang berkelanjutan, bukan hanya bantuan simbolis saat terjadi bencana.

“Pesantren adalah aset bangsa. Maka sudah seharusnya negara hadir membantu, baik melalui anggaran khusus maupun dukungan teknis agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Baca Juga : Golkar Jatim Pelopor Partai Punya Struktur Bidang Pesantren: Selaras dengan Kebijakan Presiden Prabowo

[caption id="attachment_8899" align="alignnone" width="879"] Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji didampingi Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi silaturrahim dengan pengasuh Ponpes Al Khoziny. (Istimewa)[/caption]

Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi Golkar DPR RI tersebut juga menyatakan komitmen Golkar untuk mendorong alokasi anggaran APBN minimal 20 persen bagi pembangunan kembali fasilitas pendidikan pesantren yang rusak akibat bencana.

Kunjungan Sarmuji dilakukan bersama Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufti, yang juga Anggota Komisi V DPR RI, serta Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi. Mereka diterima langsung oleh KH Abdus Salam Mujib, pengasuh Ponpes Al-Khoziny, dan keluarga besar pesantren.

Ali Mufti menegaskan bahwa Golkar akan mengawal program rehabilitasi dan revitalisasi sarana pendidikan pesantren, termasuk melalui koordinasi lintas kementerian.

“Kami akan berkomunikasi dengan Kementerian PUPR sebagai mitra kerja kami agar ada dukungan nyata dalam pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny. Ini bagian dari komitmen politik Partai Golkar untuk memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi bangsa,” tandas Ali.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…