Sumenep Target 2 Juta Wisatawan dengan 104 Event Sepanjang 2024

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Insani/Jurnas.net)
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, menarget 2 juta wisatawan sepanjang tahun 2024. Di mana ada 104 event bakal digelar tahun ini.

"Jika tahun 2023 lalu ada 1,5 juta wisatawan berkunjung, maka tahun ini kita target 2 juta tahun ini," kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu, 18 Mei 2024.

Dengan target ambisius itu, Fauzi optimistis tercapai, seiring kunjungan wisman ke Sumenep terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, jumlah wisman sempat minim hanya 250 kunjungan.

"Saat itu minim karena memang kondisi covid-19, karena adanya pembatasan sosial dan pengurangan kerumunan massa," katanya.

Baca Juga : Bupati Fauzi Gencar Stabilkan Harga Sembako di Sumenep Untuk Tekan Inflasi

Namun di tahun 2022, jumlah wisatawan mulai bangkit. Di mana wisatawan yang berkunjung mencapai 1 juta orang. Kemudian naik menjadi 1,5 juta wisatawan pada 2023, dengan total 68 event. Artinya, ada kenaikan 40 persen dari tahun sebelumnya. "Tahun 2024 ini ada 104 event, kita target 2 juta wisatawan," ujarnya.

Menurut Fauzi, meningkatnya kunjungan wisatawan itu mendongkrak sektor ekonomi yang ada wilayahnya. Pasalnya, kedatangan wisatawan itu membuat sektor UMKM terus tumbuh dan berkembang pesat.

Selain menikmati keindahan wisata alam, para wisatawan juga membeli produk lokal berupa barang-barang yang dihasilkan masyarakat. Ikhtiar terus di lakukan pariwisata salah satu bagian sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Selain menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kata Fauzi, kenaikan kunjungan wisata juga berhasil menekan angka pengangguran. Efek domino itu dirasakan oleh masyarakat di pedesaan, sehingga perekonomian mereka semakin membaik.

"Bukan hanya sekedar menaikkan PAD. Tetap bagaimana seluruh sektor bergerak dari impact tumbhnya pariwisata," pungkasnya.

Berita Terbaru

KPK Kuliti Skema Jual Beli Jabatan dan Fee Proyek, Bupati Ponorogo Diduga Nikmati Aliran Dana Miliaran

KPK Kuliti Skema Jual Beli Jabatan dan Fee Proyek, Bupati Ponorogo Diduga Nikmati Aliran Dana Miliaran

Jumat, 10 Apr 2026 14:41 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:41 WIB

Jurnas.net — Sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, J…

Panitia HBH Bawean Hadirkan Cita Rasa Kampung Halaman di Yogyakarta, Koki dan Menu Khas Didatangkan dari Bawean

Panitia HBH Bawean Hadirkan Cita Rasa Kampung Halaman di Yogyakarta, Koki dan Menu Khas Didatangkan dari Bawean

Jumat, 10 Apr 2026 13:17 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Gelaran Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026 di Yogyakarta tak hanya menjadi ajang silaturahmi diaspora. Di balik kemegahan acara yang a…

Pemkab Banyuwangi Kendalikan Inflasi Saat Lebaran, Harga Pangan Tetap Stabil

Pemkab Banyuwangi Kendalikan Inflasi Saat Lebaran, Harga Pangan Tetap Stabil

Jumat, 10 Apr 2026 10:12 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 10:12 WIB

Jurnas.net – Di tengah lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Idulfitri, Kabupaten Banyuwangi justru mampu menahan laju inflasi tetap rendah. Capaian ini b…

Yahya Zaini Dorong HBH Bawean Internasional Jadi Motor Perjuangan Pembangunan dan Investasi Masa Depan

Yahya Zaini Dorong HBH Bawean Internasional Jadi Motor Perjuangan Pembangunan dan Investasi Masa Depan

Jumat, 10 Apr 2026 09:21 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 09:21 WIB

Jurnas.net - Penyelenggaraan Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional di Yogyakarta dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi tahunan, tetapi memiliki dimensi…

Kementan Percepat Produksi 380 Ribu Benih Kelapa 2026, Sumenep Jadi Pusat Hilirisasi

Kementan Percepat Produksi 380 Ribu Benih Kelapa 2026, Sumenep Jadi Pusat Hilirisasi

Jumat, 10 Apr 2026 08:24 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 08:24 WIB

Jurnas.net - Pemerintah pusat mulai memacu kesiapan sektor perkelapaan nasional dengan memastikan ketersediaan benih unggul untuk 2026. Langkah ini ditegaskan…

Pemkot Surabaya Terpakan WFH Jumat, Kinerja ASN Tetap Dipantau Ketat

Pemkot Surabaya Terpakan WFH Jumat, Kinerja ASN Tetap Dipantau Ketat

Jumat, 10 Apr 2026 07:06 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 07:06 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya resmi mengubah pola kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan skema work from home (WFH) setiap hari Jumat.…