Fraksi PKB Sentil Pemprov Jatim, Indeks Lingkungan Anjlok Meski Raih Penghargaan

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara Fraksi PKB, Ahmad Athoillah. (Istimewa)
Juru Bicara Fraksi PKB, Ahmad Athoillah. (Istimewa)

Jurnas.net - Fraksi PKB DPRD Jawa Timur melontarkan kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur sepanjang 2025, khususnya di sektor lingkungan hidup. Di balik berbagai klaim prestasi dan penghargaan, capaian indikator utama justru dinilai meleset dari target.

Kritik tersebut disampaikan dalam pandangan umum fraksi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 yang tengah dibahas di DPRD.

Juru Bicara Fraksi PKB, Ahmad Athoillah, mengungkapkan bahwa Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) gagal memenuhi target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. “Target IKLH berada di angka 74,00–74,17, tetapi realisasinya hanya 73,43. Ini jelas tidak tercapai,” kata Gus Atho', sapaan akrabnya, dalam Rapat Paripurna DPRD Jatim, Kamis, 9 April 2026.

Menurutnya, kegagalan ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa kebijakan lingkungan Pemprov Jatim belum berjalan efektif. Padahal, IKLH merupakan salah satu dari delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah.

Gus Atho’ secara tegas menyebut adanya jurang antara narasi dan realitas. Ia menilai klaim keberhasilan yang selama ini digaungkan Pemprov, termasuk deretan penghargaan nasional, tidak sejalan dengan kondisi faktual di lapangan.

“Data tidak bisa ditutupi. Target yang disepakati gagal dicapai. Ini menunjukkan kebijakan pengendalian pencemaran masih parsial, tidak terintegrasi, dan lemah dalam pengawasan maupun penegakan hukum,” tegasnya.

Lebih jauh, Fraksi PKB menyoroti lemahnya koordinasi antara pemerintah dengan pegiat lingkungan di akar rumput. Padahal, kelompok seperti perhutanan sosial, pelestari mata air, hingga komunitas konservasi hutan justru menjadi garda terdepan dalam menjaga ekosistem. 

PKB pun mempertanyakan keseriusan Pemprov dalam memberikan dukungan nyata kepada para pegiat lingkungan, baik dalam bentuk kebijakan, pendanaan, maupun pengakuan formal. "Ironis jika kebijakan lingkungan hidup justru tidak berpihak pada mereka yang bekerja langsung menjaga alam,” sindirnya.

Menanggapi kondisi ini, Fraksi PKB mendesak Pemprov Jatim segera melakukan pembenahan serius dan terukur, bukan sekadar membangun citra keberhasilan. Beberapa langkah yang didorong antara lain memperkuat kebijakan pengendalian pencemaran secara sistematis dan lintas sektor, memperketat pengawasan industri berbasis risiko, serta menegakkan sanksi tegas tanpa kompromi bagi pelanggar.

Selain itu, Pemprov juga diminta merumuskan skema pemberdayaan konkret bagi masyarakat pegiat lingkungan sebagai bagian integral dari pembangunan berkelanjutan. “Kalau tidak ada perubahan serius, maka kegagalan ini akan terus berulang. Lingkungan tidak bisa dijaga hanya dengan slogan,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Abdul Halim Satria Resmi Pimpin IMBAS, Diharap Perkuat Soliditas dan Gerakan Progresif

Abdul Halim Satria Resmi Pimpin IMBAS, Diharap Perkuat Soliditas dan Gerakan Progresif

Sabtu, 23 Mei 2026 21:37 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:37 WIB

Jurnas.net – Ikatan Mahasiswa Bawean di Surabaya (IMBAS) resmi memiliki nahkoda baru. Abdul Halim Satria terpilih sebagai Ketua IMBAS periode 2026-2027 dalam f…

Jatim Genjot Bongkar Ratoon Tebu di 24 Daerah, Khofifah Targetkan Swasembada Gula Nasional Tercapai

Jatim Genjot Bongkar Ratoon Tebu di 24 Daerah, Khofifah Targetkan Swasembada Gula Nasional Tercapai

Sabtu, 23 Mei 2026 19:46 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 19:46 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, K…

Nahkoda Baru IMBAS Diharap Satukan Soliditas dan Pererat Jaringan Alumni Bawean

Nahkoda Baru IMBAS Diharap Satukan Soliditas dan Pererat Jaringan Alumni Bawean

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Jurnas.net – Terpilihnya ketua baru Ikatan Mahasiswa Bawean di Surabaya (IMBAS) diharapkan menjadi momentum penting, untuk memperkuat soliditas organisasi. N…

InJourney dan Kemenko PMK Latih Kebencanaan 1.000 Siswa SMA Wujudkan Masyarakat Tangguh dan Berkelanjutan

InJourney dan Kemenko PMK Latih Kebencanaan 1.000 Siswa SMA Wujudkan Masyarakat Tangguh dan Berkelanjutan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:43 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 14:43 WIB

Jurnas.net - InJourney Destination Management berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)…

Menpar Resmikan Geopark Run Series 2026: Banyuwangi Jadi Seri Perdana Ijen Geopark Run

Menpar Resmikan Geopark Run Series 2026: Banyuwangi Jadi Seri Perdana Ijen Geopark Run

Jumat, 22 Mei 2026 19:43 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 19:43 WIB

Jurnas.net – Pemerintah pusat terus memperkuat pengembangan destinasi geopark nasional melalui sektor sport tourism. Salah satunya dengan meluncurkan Geopark R…

Polisi Tangkap Ayah Tiri di Surabaya usai Cabuli Anak Kembar Bertahun-tahun, Satu Korban Hamil

Polisi Tangkap Ayah Tiri di Surabaya usai Cabuli Anak Kembar Bertahun-tahun, Satu Korban Hamil

Jumat, 22 Mei 2026 17:06 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 17:06 WIB

Jurnas.net – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Orang dan Objek Vital (PPO) Polda Jawa Timur menangkap seorang pria b…