Jurnas.net - Harapan baru mulai tumbuh bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Rangka baja hunian sementara (huntara) satu per satu berdiri di Lapangan Bola Nagari Salareh Aia, Jorong Kayu Pasak, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam. Progres pembangunan huntara kini semakin nyata, menandai percepatan pemulihan bagi ratusan keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Pembangunan huntara tersebut mendapat perbantuan langsung dari personel TNI. Sejumlah satuan dikerahkan, mulai dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol melalui Kodim 0304/Agam, Yon TP/Singgalang, hingga Denzipur 2/PS.
Baca juga: Dari Kampus ke Lumpur Bencana, Ribuan Praja IPDN Diterjunkan untuk Pemulihan Layanan Publik di Aceh
Keterlibatan TNI menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana agar warga segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. "Kapasitas huntara di lokasi ini sebanyak 117 kepala keluarga,” demikian keterangan resmi Pusat Penerangan TNI yang dikutip Senin, 29 Desember 2025.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tapak beton di sejumlah barak telah mengering dan rangka baja berdiri kokoh. Bahkan, di beberapa unit, pemasangan dinding sudah mulai dilakukan. Aktivitas pembangunan berlangsung intensif dengan melibatkan lebih dari seratus personel gabungan.
Secara keseluruhan, pemerintah bersama TNI membangun huntara di enam titik di Sumatera Barat. Di Jorong Kayu Pasak, Kabupaten Agam, dibangun 24 barak dengan ukuran total 85 x 64 meter yang akan dihuni 117 KK. Proyek ini melibatkan 106 pekerja dan ditargetkan rampung pada 30 Desember.
Baca juga: Setelah Sebulan Sunyi, Azan Kembali Menggema di Aceh Usai Listrik 15 Masjid Pulih
Titik kedua berada di Jorong Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Di lokasi ini, 60 unit huntara berukuran 98 x 70 meter disiapkan untuk 60 KK.
Titik ketiga berlokasi di Kota Padang, tepatnya di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Sebanyak 100 unit huntara dibangun di atas lahan seluas 10.000 meter persegi dan akan menampung 100 KK.
Baca juga: 23.432 Warga Aceh Ajukan Huntara Pascabencana, Pemerintah Baru Bangun 1.050 Unit
Sementara di Kabupaten Tanah Datar, pemerintah menyiapkan empat barak huntara dengan luas sekitar 1.981 meter persegi, dengan target pengerjaan pada 23–28 Desember.
Pembangunan juga dilakukan di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman. Di wilayah ini dibangun 34 unit huntara berukuran 80 x 55 meter untuk 34 KK.
Titik keenam berada di Nagari Pulut-Pulut, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. Sebanyak 20 unit huntara dibangun di atas lahan milik Pemkab Pesisir Selatan seluas 2.261 meter persegi, yang akan dimanfaatkan oleh 73 KK.
Editor : Prabu Narashan