Jurnas.net - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menargetkan peningkatan perolehan kursi pada pemilu mendatang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa prioritas utama partainya saat ini adalah mempertahankan jumlah kursi yang telah diraih di DPRD Jawa Timur.
Saat ini Partai Golkar memiliki 15 kursi di DPRD Jawa Timur, dan jumlah tersebut menjadi target minimal yang harus dipertahankan pada pemilu berikutnya. “Pertama kita wajib mempertahankan 15 kursi yang sudah ada. Setelah itu baru kita melakukan pemetaan daerah pemilihan yang memungkinkan untuk menambah kursi,” kata Ali, usai acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Kantor DPD Golkar Jawa Timur, Sabtu, 7 Maret 2026.
Baca juga: Golkar Jatim Desak Pemprov Percepat Perbaikan Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran 2026
Menurutnya, upaya menambah kursi akan diawali dengan pemetaan daerah pemilihan (dapil) yang memiliki peluang elektoral bagi Partai Golkar. Proses kajian ini akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan dinamika politik di setiap daerah.
“Mapping dapil akan kita lakukan secara intensif untuk melihat wilayah mana yang memiliki potensi penambahan kursi bagi Golkar,” ujarnya.
Selain mempersiapkan strategi elektoral, Ali Mufthi juga memastikan konsolidasi organisasi partai terus berjalan di tingkat daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di tingkat kabupaten dan kota yang ditargetkan rampung hingga Juli 2026.
Ia mencontohkan proses konsolidasi yang saat ini masih berlangsung di Kabupaten Sumenep, di mana komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar kepengurusan partai nantinya dapat diterima oleh seluruh kader dan masyarakat.
“Saya sudah berkunjung ke Sumenep dan akan kembali melakukan komunikasi dengan berbagai pihak di sana. Harapannya keputusan Musda nanti bisa diterima oleh seluruh kader dan masyarakat,” jelasnya.
Ali Mufthi menegaskan bahwa penguatan struktur partai di tingkat daerah menjadi faktor penting dalam meningkatkan elektabilitas Partai Golkar. Oleh karena itu, seluruh jajaran partai, mulai dari pengurus provinsi hingga kabupaten/kota, diminta lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, kader Golkar harus mampu memahami dan ikut terlibat dalam berbagai dinamika yang dihadapi masyarakat agar partai tetap relevan secara politik. “Partai harus bergerak di semua lapisan. Kita harus membersamai masyarakat dalam setiap dinamika yang mereka hadapi,” katanya.
Baca juga: Rakerda Golkar Jatim, Sekjen Susun Peta Pemenangan Tambahan Kursi DPR RI dan DPRD di 2029
Selain itu, Ali Mufthi juga menekankan pentingnya peran anggota legislatif dari Partai Golkar dalam memperkuat basis dukungan di daerah pemilihannya masing-masing. Kinerja fraksi di parlemen diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat.
“Teman-teman fraksi harus meningkatkan kinerjanya di tengah masyarakat. Harapannya secara elektoral ada dampak terhadap perolehan suara Partai Golkar pada pemilu mendatang,” pungkasnya.
Editor : Amal